Fisik Itu Tidak Berdiri sendiri

fisik-kesehatan-holistikInilah Riset-riset yang membuktikan relasi psikis dengan kesehatan fisik

  • Centers For disease Control And Prevention (CDC), sebuah institusi kesehatan di AS menemukan bahwa 85 persen  seluruh jenis penyakit memiliki elemen emosional
  • Selama lebih dari 30 tahun,  Geerd Hamer, dokter dari Jerman, melakukan penelitian dan menemukan bahwa setiap penyakit muncul akibat berbagai peristiwa traumatis. Hamer dari hasil riset itu, berhasil membuat 92 persen pasien kanker-nya selamat dan mampu bertahan hidup.
  • Seorang pakar biologi sel, Bruce Lipton, menyimpulkan dari risetnya bahwa kesehatan tidak dikendalikan oleh gen (DNA), namun oleh persepsi dan keyakinan.
  • Studi Adverse Childhood Experiences (ACE) pada tahun 1998 menganalisis pengaruh trauma masa kecil terhadap perubahan perilaku dan munculnya berbagai masalah kesehatan ketika dewasa. Hasilnya menyebutkan terdapat korelasi trauma masa kecil dengan perilaku negative seperti kecanduan rokok, alcohol, obat-obatan terlarang, penyimpangan perilaku seksual, kecenderungan depresi, dan bunuh diri.

Studi itu juga menyebutkan respondennya yang menderita trauma itu, berisiko menderita penyakit jantung, kanker, paru-paru kronis, liver, dan keretakan tulang.

Merawat Diri Secara Holistik

  • Memilih makanan yang bernutrisi baik
  • Cukup air. Hal ini karena 70 persen tubuh terdiri dari air. Hidrasi yang cukup akan membantu menjenihkan kesadaran dan melepaskan beban batin.
  • Olah raga yang cukup
  • Istirahat yang cukup. Istirahat yang berguna untuk memulihkan diri dan mengistirahatkan batin secara penuh.
  • Mengelola keselarasan hati dan Pikiran. Belajar rileks, lega, selaras,  bahagia, dan bersyukur.

Sumber:  Koran Jakarta, 2 Januari 2011

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Be Sociable, Share!

Comments are closed