HDI PROPOELIX Untuk Terapi Suportif Revolusioner Demam Berdarah Dengue (DBD)

Apa itu Demam Berdarah Dengue ?

Demam Berdarah Dengue (DBD) menurunkan sistem tubuh dengan “menipu” sistem kekebalan tubuh dan kemudian membawa virus Dengue yang menginfeksi sel-sel lain dalam tubuh. Penyakit ini ditandai oleh demam tinggi mendadak, nyeri berat pada kepala, nyeri dibelakang mata, nyeri otot dan sendi. Pada kasus-kasus yang berat, DBD menyebabkan peradarahan sehingga berakibat kematian. Di Indonesia, ratusan ribu orang terjangkit setiap tahunnya. Dan, ribuan orang sudah meninggal karena penyakit ini.

Tidak ada obat!

Hingga saat ini, tidak ada obat atau vaksin untuk DBD. Usaha mengeliminasi DBD di seluruh dunia sebatas berfokus pada pemberantasan sumber penyakit DBD dan terapi-terapi suportif.

Terobosan baru !

uji klinis hdi propoelix - propolis ekstrakRiset yang sudah dilakukan selama 8 tahun dengan dukungan para ilmuwan dari universitas dan laboratorium dari berbagai negara ini membuahkan hasil sebuah produk propolis ekstrak dengan manfaat yang lebih efektif, lebih terjaga kandungan nutrisinya, serta lebih mudah dan cepat diserap oleh tubuh: HDI PROPOELIX.

HDI PROPOELIX terbukti efektif sebagai terapi suportif atau terapi tambahan untuk Demam Berdarah Dengue (DBD) yang didapatkan dari uji klinis pada penderita DBD di Rumah Sakit Persahabatan.

Sistem Kekebalan Tubuh Maksimal

HDI PROPOELIX mempunyai sifat sebagai anti-inflamasi, anti bakteri, anti virus, anti jamur, immunomodulatory, menurunkan tekanan darah, antimikroba, memiliki antioksidan yang tinggi, dan mengandung CAPE (Caffeid Acid Phenethyl Ester) tinggi.

Sifat-sifat yang terkandung di dalam HDI PROPOELIX sangat bermanfaat untuk membantu penyembuhan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh seperti Diabetes, Kanker, Alzheimer, Stroke, Parkinson, Penyakit Jantung Koroner, serta penyakit serius lainnya, seperti TBC, DBD, HIV/AIDS, dan Hepatitis.

Hampir semua serangan penyakit degeneratif disebabkan melemahnya respon sistem imun sehingga tubuh mudah terinfeksi virus dari luar. Penyakit degeneratif kini tidak lagi didominasi oleh usia lanjut, di mana sel-sel tubuh mereka tidak lagi berfungsi sempurna, melainkan menjadi penyakit yang berisiko pada semua orang. Jumlahnya semakin meningkat dewasa ini.

Penyakit degeneratif mampu menyerang setiap orang dalam rentang waktu yang cepat sehingga keberadaan penyakit degeneratif ini sangat perlu diwaspadai.

HDI PROPOELIX mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan penyakit degeneratif. Bahan baku HDI PROPOELIX merupakan bahan baku pilihan yang diolah dengan teknologi tinggi dan terdepan. HDI PROPOELIX memaksimalkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mudah diserang oleh penyakit dan andaikan sakit, dengan mengkonsumsi HDI PROPOELIX , maka tubuh akan lebih cepat pulih.

Kandungan CAPE (Caffeid Acid Penethyl Ester) yang tinggi

HDI PROPOELIX memiliki kandungan CAPE (Caffeid Acid Penethyl Ester), yaitu senyawa yang mampu menghambat peradangan (anti-inflamasi). Efek Ethanolic Extract Propolis (EEP) terhadap inflamasi kronis telah dibuktikan dalam penelitian.

Super Blend

HDI PROPOELIX merupakan kombinasi propolis yang berasal dari berbagai belahan dunia yang disebut Super Blend. Bahan ini ketika melewati proses CMCE akan menghasilkan suatu ekstrak yang konsisten dan efektif.

Teknologi CMCE

Proses unik dari ekstraksi HDI PROPOELIX dinamakan TeknologiContinuous Multi-Stage Countercurrent Extraction” (CMCE). Teknologi ini mampu membuang semua substansi yang tidak berguna untuk tubuh dan mempertahankan secara optimal zat yang berguna pada propolis, yaitu bioflavonoid, polifenol, asam fenolat ester, dan flavon. Semua zat yang dihasilkan tersebut larut dalam air.

Sumber Antioksidan Tertinggi!

HDI PROPOELIX memiliki kandungan antioksidan yang tertinggi di dunia. Kandungan antioksidan dalam HDI PROPOELIX mewakili kebutuhan akan buah dan sayuran yang juga mengandung antioksidan.  Tingginya kandungan antikoksidan pada HDI PROPOELIX ini membantu mencegah penyakit-penyakit degeneratif.

  • Antioksidan berperan menghentikan atau meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Tingkat Pengukuran Antioksidan dikenal sebagai ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity). HDI PROPOELIX mempunyai nilai ORAC hingga 21.921 yang berarti memiliki kandungan antioksidan 913 kali lebih banyak dari nilai antioksidan buah jeruk yang hanya memiliki nilai 24.

Paparan sinar matahari, asap rokok, alkohol, dan polusi mengakibatkan radikal bebas. Pola hidup yang tidak sehat, stress, kurang tidur, dan sering mengkonsumsi makanan cepat saji juga berperan besar menghasilkan radikal bebas. Proses radikal tersebut merusak sel, DNA, dan zat-zat kimia dalam tubuh sehingga mengakibatkan penuaan dini serta berbagai penyakit serius.

Linked Posts:

White Propolis Exist

White Propolis ExistWhite Propolis adalah obat alami dan suplemen, untuk pengobatan dan pencegahan penyakit,  yang di hasilkan oleh lebah. Manfaat propolis untuk membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit sudah diakui oleh masyarakat dunia.

White Propolis mengandung bioflavonoids, asam amino, vitamin dan mineral yang lengkap. Kombinasi formulasi alami dalam white propolis tersebut membuat propolis memiliki karakteristik sebagai  zat yang istimewa sebagai obat alami dan suplemen yang aman dikonsumsi, tanpa menimbulkan efek samping.  White Propolis baik dikonsumsi oleh semua orang dan semua umur, balita sampai dengan lansia, ibu hamil, ibu menyusui, juga untuk orang yang sedang dalam perawatan dokter (minum obat-obat kimia).

White Propolis Exist merupakan propolis cair, bahan baku propolis dari brazilia yang di ekstraksi sempurna sehingga menghasilkan propolis  berkualitas terbaik. White Propolis Exist terbukti efektif untuk pencegahan dan pengobatan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit paru-paru (TB, bronchitis), ginjal, kanker dll.

Manfaat Propolis Dari Segi Medis :

1. Sebagai anti Jamur,Virus dan Bakteri

Virus berkembang biak dalam lapisan protein. Selama lapisan ini tidak pecah, maka zat berbahaya dari virus tidak akan membahayakan tubuh manusia. Lapisan protein ini dapat melindungi dengan bantuan Bioflavonoid. Penelitian terakhiir dari The National Heart and Lung Institute London menunjukan bahwa bioflavonoid pada propolis mampu menghancurkan banyak bakteri yang resisten terhadap anti biotic sintesis.

Propolis sensitive terhadap Staphyococcus, Streptococcus, E.Coli,virus Ifluensa, Herpes, H.Pilori, Salmonella typhosa. Propolis juga sensitive terhadap jamur yang menjadi penyebab penyakit kewanitaan (keputihan) exim.

2. Anti Oksidan

Pada semua proses metabolisme tubuh, terutama reaksi dengan oksigen akan membentuk molekul-molekul yang kekurangan electron (tak berpasangan) di kulit luarnya. Zat ini dinamakan radikal bebas (free radikal) yang sangat reaktif dan cendrung menyerang sel-sel normal yang dapat memberikan elektronnya.

Kalau hal ini terjadi maka sel normal akan memberikan elektronnya akan menjadi sel cacat. Bila tidak di hancurkan oleh system kekebalan tubuh, maka sel-sel cacat akan menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan posisi dimana sel cacat itu berada di jantung akan menyebabkan penyakit jantung. Begitu pula bila terjadi paru-paru akan menyebabkan penyakit paru-paru dan demikian seterusnya.

Namun besyukurlah kita karena Tuhan sudah menyediakan suatu zat di alam yang sukarela memberikan elektronnya untuk menetralkan radikal bebas tersebut.Zat ini dinamakan anti oksidan alamiah dan salah satunya yang terkandung didalam Propolis adalah Vitamin A, C, E serta enzim-enzim alamiah seperti Glutathion peroxydase (GPS), superoxida dismutate (SOD) dan katalase.

3. Sebagai Stimulator Sistem Imun (Imuno Stimulator)

Saat system imun tubuh menurun, misalnya pada penderita AIDS, banyak terjadi penghancuran limposit (T4-Cell), sehingga pasien akhirnya meninngal akibat infeksi.Begitu juga dengan penderita Kanker pada umumnya memiliki system imun yang lemah, akibat toksin tumor dan terapi sitostatika, radiasi atau pembedahan.
Immuno Stimulator secara tidak langsung berkhasiat mengaktifkan kembali system imun yang rendah dengan meningkatkan respon imun yang tidak spesifik, antara lain dengan memperbanyak Limfo-T4. NK-cell dan makrofag distimulasi dan interleukin. Efek akhir dari reaksi komplek itu adalah zat asing yang dapat dikenali dan dihancurkan termasuk sel, cacat, virus, dan bakteri.

Peran Bioflavonoid dalam proses ini adalah peningkatkan kerja system imun dengan jalan peningkatkan aktivitas dan memperbanyak Limfo-T dan Makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh, seperti Jamur, Virus, Bakteri dan Sel bebas.

4. Atherosklerosis

Atherosklerosis adalah pengapuran pembuluh darah oleh kolesterol yang terkontaminasi oleh radikal bebas. Kolesterol sebagian besar diangkut dari aringan hati melalui pembuluh darah dalam bentuk LDL kolesterol. LDL kolesterol dioksidasi oleh radikal bebas yang ada didalam pembuluh darah sehingga terbentuk oksi-LDL.Oksi-LDL inilah yang mengendap pada dinding pembuluh darah dan mengakibatkan Atherosklerosis. Atherosklerosis yang tidk diobati akan menyebabkan berbagai penyakit, seperti darah tinggi, jantung koroner dan stroke.

5. Anti Tumor

Tumor adalah sekelompok sel cacat/bebas yang secara tiba-tiba menjadi tidak terkendali, memperbanyak diri secara cepat dan terus menerus.
Kecacatan pada sel ini disebabkan oleh berkurangnya antioksidan tubuh untuk melindungi sel dari serangan radikal bebas.

6. Sebagai Anti Prostaglandin

Menghentikan aktivitas peradangan dengan cara menghambat pengeluaran prostaglandin (hormone yang menjadi penyebab reaksi radang).
Efek ini yang bekerja pada kasus–kasus penyakit rheumatoid Artritis (radang sendi, asam urat), Nefritis dan lain-lain.

7. Membantu Proses Regenerasi Sel Hati

Cirrhosis Hepatitis adalah penyakit yang mengenai organ hati dengan criteria :
1. Matinya sel-sel parenkim hati
2. Pembentukan secara aktif jaringan ikat
3. Proses regenerasi sel hati terganggu.
Propolis membantu proses regenerasi sel hati agar berjalan baik dan meningkatkan system imun untuk memakan sel-sel hati yang sudah mati sehingga dapat mengurangi pembentukan jaringan ikat (jaringan parut).

8. Diabetes Melitus ( kencing manis )

Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai oleh peningkatkan kadar gula dalam darah akibat produksi insulin yang menurun.
Propolis merangsang sel-sel pancreas untuk aktif meningkatkan pengeluaran insulin sehingga kadar gula di dalam darah dapat menjadi normal.
Propolis sensitive terhadap pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus lambung (luka lambung), juga terhadap E.Coli (penyebab diare) dan Salmonella Typhosa (penyebab Typhus)

9. Gangguan Saluran Pencernaan

Propolis sensitive terhadap pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus lambung (luka lambung), juga terhadap E.Coli(penyebab diare) dan Salmonella Typhosa (penyebab Typhus)

10. Gangguan Saluran Pernafasan

Propolis membantu system pertahannan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernafasan kronis seperti TBC, melindungi sel paru dari kerusakan akibat radikal bebas. Propolis juga berperan dalam pengobatan Asma karena kinerjanya sebagai Bronchodilator (melebarkan Bronchus), menstabilkan tiang sel dan menekan pengeluaran Histamin.

11. Penyakit jantung dan Pembuluh Darah

Propolis dapat mengatasi efek radikal bebas terhadap jantung, meningkatkan daya pompa jantung, mencegah kekakuan pembuluh darah (penyakit hipertensi), mencegah pembentukan Trombus (Stroke dan Jantung Koroner)

12. Perawatan Luka

Propolis sebagai desinfektan bioflavonoid dan vitamin C yang terkandung didalamnya,sangat berperan untuk penyembuhan luka dengan cara mempercepat tumbuhnya jaringan baru.

13. Anti Stress

Propolis dapat menekan saraf parasimpatis agar dapat mengekspresikan kesenangan dan menekan rasa takut, membuat rileks, sehingga berguna bagi penderita gangguan jiwa.

Sumber referensi selengkapnya dapat anda baca di buku : “Dahsyatnya Propolis Untuk Menggempur Penyakit” , karangan dr. Adji Suranto SpA.

Linked Posts:

 


Prosmart Propolis

Prosmart Propolis Prosmart Propolis adalah propolis terbaik di dunia sesuai dengan kandungan Quercetin yang terkandung di dalamnya. Menurut Para Ahli Propolis dunia yang merujuk ke Pharmacopeia (standar farmasi dunia di Jerman ) bahwa Propolis dikategorikan dalam 4 kelas yaitu :

Kelas Propolis Berdasarkan Kandungan Quercetin Sbb:

  • Umum : 4 – 8 mg/ml  Atau  0.4 – 0.8 %
  • Baik : 8- 12 mg/ml  Atau 0.8 – 1.2 %
  • Sangat baik : 12 – 15 mg/ml  Atau 1.2 – 1.5 %
  • Premium : lebih dari 15 mg/ml Atau lebih dari 1.5 %

Prosmart Propolis kandungan Quercetin sekitar 70 mg /ml atau sekitar 7 %

Prosmart Propolis 5x lebih tinggi dari Standard Pharmacopeia Jerman karena didapatkan dari proses teknologi ekstraksi MPES yang dikembang oleh Da-Yeh University Taiwan. Selama ini Propolis diproses dengan cara ekstrak memakai air panas atau alkohol, sehingga hasil propolis yang di dapat kandungan Quercetinnya tidak bisa maksimum. Hasil penemuan teknologi Ekstrak dari Da-Yeh University inilah yang dimanfaatkan oleh PT. Tatap Abadi Sentosa untuk memasarkan produk Propolis terbaik di dunia karena selama ini Propolis yang beredar tidak memberi standar mutu yang jelas kepada konsumen.

Apa itu Quercetin dan manfaatnya bagi tubuh manusia dan mengapa Quercetin sebagai penentu mutu propolis?  

Quercetin adalah bagian dari flavonoid yaitu Flavonol ,senyawa yang terdiri dari dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan, pertama kali ditemukan oleh Albert Szent Gyorgi pada tahun 1930. Banyak ditemukan di buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, kulit pohon, batang bunga, teh dan anggur. Bagi Tumbuhan Flavonoid berfungsi sebagai pemberi warna kuning, merah atau biru dan menjadi pelindung tanaman terhadap sinar ultra violet. Dan bagi manusia Flavanoid berguna sebagai anti Alergi, anti virus, anti kanker, anti mikroba dan ganguan pada pencernaan. Quercetin berfungsi sebagai Anti Oksidan yang mampu melindungi tubuh dari serangan jantung dan Quercetin mampu mengikis plak- plak kolesterol yang menempel pada dinding jantung sehingga aliran darah ke seluruh tubuh tetap lancar. Dari 7 turunan Flavanoid para ahli propolis dunia menetapkan zat yang paling esensi menentukan adalah turunan Flavonol yaitu Quercetin.

Prosmart Propolis Aman Dikonsumsi

Prosmart Propolis telah diuji ulang di Indonesia di Labaratorium Departemen Farmasi Universitas Indonesia
1. Bebas Alkohol dan bebas Kloramfenikol
2. Bebas dari Bahan Kimia Obat ( Kofein, Deksametason, Siproheptadin HCl, Efedrin HCl.
3. Bebas Bahan Narkotika ( Opium, Kodein Fosfat, Morfin )
4. Bebas dari Bahan Psikotropika ( Luminal, Diazepam, Amfetamin Sulfat )

Prosmart Propolis juga telah diuji ulang di Sucofindo bebas dari Logam Berat ( Pb, Cd, As, Hg ) dan test bakteri microbiological ( Colioform, Yeast, Mold, salmonella, Staphylococcus sureus, Pseudomonas sp )

Linked Posts: