Antibiotika Alami Dan Benteng Pertahanan Kesehatan Tubuh

Posts Tagged ‘gagal ginjal’

Hipertensi Serang Orang Muda

No Comments

Hipertensi Makin Banyak Diderita Orang Muda

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang sering dijumpai seiring dengan bertambahnya usia. Namun, kini penyakit ini semakin banyak diderita orang muda. Di Amerika, sekitar 1 dari 5 orang berusia kurang dari 35 tahun menderita hipertensi.

Karena tidak menimbulkan gejala, banyak orang mengabaikan hipertensi. Padahal, penyakit ini berkaitan erat dengan penyakit jantung, gagal jantung, stroke, serta gagal ginjal.

Penelitian yang dilakukan National Institute of Health Amerika terhadap 14.000 orang berusia 24-32 tahun menemukan 19 persen responden menderita tekanan darah tinggi.

Penyebab hipertensi umumnya sulit ditentukan dan keadaan ini berhubungan dengan riwayat hipertensi dalam keluarga. Itu sebabnya kebiasaan memeriksakan tekanan darah secara teratur merupakan kebiasaan yang baik untuk kesehatan.

Walau obat-obatan hipertensi semakin maju, terapi utama hipertensi selalu dimulai dengan modifikasi gaya hidup yang meliputi pengaturan makan, menghindari konsumsi garam berlebih, dan olahraga teratur. Jika upaya nonfarmakologis ini tidak berhasil, baru digunakan obat hipertensi.

Sumber: Kompas.com, 26 Mei 2011

Linked Posts:
Hipertensi Atau Tekanan Darah Tinggi |  Stroke – Waspadalah |  Penyakit Jantung |  Serangan Jantung
=================================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |

Risiko Gagal Ginjal

No Comments

Risiko Gagal Ginjal

Jangan anggap enteng jika Anda mendadak loyo, terasa gatal di bagian tubuh dengan lokasi tak jelas, dan sebagian tubuh mengalami bengkak. Bisa jadi Anda mengalami gagal ginjal. Cegah penyakit ini sebelum terpaksa menjalani cuci darah atau transplantasi.

Gagal ginjal adalah suatu penyakit ketika fungsi organ yang mirip kacang polong berwarna merah gelap ini mengalami penurunan. Dr dr Budiman SpPD, staf Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, mengungkapkan ada beberapa fungsi ginjal. Pertama, sebagai sintesis hormon, yaitu mengatur tekanan darah dan stimulasi produksi eritrosit (eritropoitin).

Kedua, mengatur keseimbangan asam basa melalui pengeluaran urine yang asam atau basa. Ketiga, mengatur keseimbangan air dan mineral atau mengontrol intake dan sekresi air dan mineral seperti natrium, kalsium, kalium, dan klorida. Keempat, sebagai ekskresi bahan-bahan produk buangan, seperti urea, asam urat, sulfat, dan kreatinin.

Dalam dunia medis, ada dua macam gagal ginjal, yaitu akut dan kronis. Gejala ginjal akut ditandai dengan bengkaknya bagian mata dan kaki, punggung terasa nyeri, demam, sulit kencing, bahkan kencing darah.

Adapun gejala sakit ginjal kronis ialah badan terasa lemas, tidak ada tenaga, mual dan muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal-gatal, napas terasa sesak, muka pucat, dan kelainan urine. “Apabila sudah terjadi gejala seperti itu, penderita harus langsung ke dokter dan melakukan pemeriksaan labroratorium,” ujar Budiman.

Ketika berobat, secara umum dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gejala yang dirasakan. Bila benar-benar terjadi kegagalan fungsi ginjal, akan dilakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal.

Guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium darah dan urine. Dalam kasus-kasus tertentu, tim medis akan memasang selang kateter ke dalam kantong urine.

Bila diperlukan, dilakukan pengambilan gambar struktur ginjal dengan CT (computed tomography) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans dan tindakan biopsi, yaitu pengambilan contoh jaringan ginjal.

“Penyakit gagal ginjal tersebut sering dialami mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia,” ujar Budiman.

Penyebab Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal biasanya disebabkan beberapa penyakit serius yang secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ yang ukuran panjangnya berkisar 10-13 sentimeter dan ketebalan 5 – 7,5 sentimeter.

Ada beberapa jenis penyakit yang bisa berdampak kerusakan ginjal, di antaranya tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, dan sumbatan pada saluran kemih. Penyakit sumbatan saluran kemih seperti batu, tumor, dan penyempitan juga menjadi penyebab gagal ginjal. Gagal ginjal juga bisa disebabkan oleh kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik.

Dari sekian jenis penyakit penyebab, diabetes mellitus penyebab paling besar. Menurut Budiman, 45 persen penderita gagal ginjal disebabkan oleh diabetes mellitus, 28 persen oleh tekanan darah tinggi, 9 persen oleh glomerulonephritis, dan 18 persen penyakit lainnya.

Berdasarkan data United States Renal Data System (USRDS) 2001, 45 persen penderita gagal ginjal disebabkan oleh diabetes mellitus. Pasalnya, diabetes mellitus termasuk penyakit yang paling cepat merusak fungsi sel. Sebanyak 20 – 30 persen pasein diabetes mellitus tipe 1 dan 2 mengelami nefropati diabetic, yaitu gangguan fungsi ginjal akibat kebocoran selaput penyaring darah. Diabetes mellitus telah menjadi penyebab gagal ginjal stadium akhir dan menyebabkan satu pertiga penderitanya menjalani hemodialisis.

Kendati demikian, menurut Budiman, tidak semua penderita diabetes mellitus akan menderita gagal ginjal. Faktor utama penderita diabetes mengalami gagal ginjal adalah genetik dan kurang mengontrol kadar tekanan gula darah. Semakin sering mengontrol kadar gula darah, kemungkinan terserang gagal ginjal akan berkurang.

Mekanisme diabetes mellitus dalam merusak ginjal diawali dengan tingginya gula darah hingga bereaksi dengan protein yang pada akhirnya mengubah struktur dan fungsi sel, termasuk glomerulus. Alhasil, penghalang protein jadi rusak dan terjadi kebocoran protein ke urine.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan deteksi dini dengan cara mengukur kadar mikroalbuminuria yang merupakan early warning system gangguan ginjal. Protein urine ini merupakan eksresi protein albumin nan berlebih, dicairkan dengan albumin exretion rate 30 – 300 mg/24jam, atau bisa diukur dengan rasio albumin kreatinin yang bersarnya 2,5-35 mg/mmol pada pria, dan 3,5 hingga 35 mg/mmol pada wanita.

Mikroalbuminuria diasosiasikan dengan terjadinya perkembangan protesinuria sebesar 60 – 80 persen. Jika itu tidak dikontrol, dapat berakhir dengan gagal ginjal. Namun jangan khawatir. Gagal ginjal dapat dicegah dengan cara menjaga gula darah dalam ambang batas normal.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kontrol ketat terhadap gula darah dapat mengurangi risiko mikroalbuminuria sampai sepertiga. Studi lain juga mengatakan bahwa kontrol yang ketat bisa menurunkan kadar mikroalbuminuria. * faisal chaniago

Sumber: Koran Jakarta, Tgl.  7 Agustus 2011

Linked Posts:
Penyakit Ginjal | Penanganan Gagal GinjalMengobati Infeksi Ginjal | Mengobati Gagal Ginjal
=================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Cegah Kanker Prostat Sejak Dini

No Comments

Cegah Kanker Prostat Sejak Dini

Kanker Prostat tidak menular, tapi sangat berbahaya.

Dalam kurun 10 tahun ini, jumlah penderita kanker prostate meningkat tiga kali lipat. Kanker prostat rentan dialami mereka yang memiliki garis keturunan penderita dan berusia 40-50 tahun. Lalu apa yang harus yang harus dilakukan para pria untuk mencegahnya?

Kaum hawa seyogianya jangan pernah menganggap sepele saat sulit memulai buang air kecil. Begitu pula acuh ketika sering buang air kecil, terutama pada malam hari. Para pria juga perlu waspada bila terasa nyeri atau terbakar ketika buang air kecil. Apalagi jika ada darah pada air seni yang alirannya lemah. Bisa jadi semua gejala tersebut merupakan tanda-tanda kanker tengah menggerogoti prostat.

Profesor dr Rainy Umbas PhD SpU dari Departemen Urologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengungkapkan kanker prostat pada usia dini (awal) tidak menunjukkan gejala apa-apa. Setelah berkembang dan membesar bisa merubah air kemih berwarna merah atau terjadi penahanan air kemih mendadak.

“Karena itu para pria dianjurkan mengenali dan mewaspadai penyakit sejak dini. Dengan demikian mereka dapat mencegah dan mengobati secara tepat,” papar Rainy dalam seminar kesehatan bertema Kenali dan Waspadai Kanker Prostat, di Hotel Le Merifdien, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui bahwa sistem reproduksi laki-laki yang terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum atau anus dinamakan kelenjar prostat. Dilihat dari segi bentuk, ukuran kelenjar prostat hanya sebesar buah kenari, dan mengelilingi sebagian uretra. Kelenjar ini berfungsi mengosongkan kandungan kemih dan menghasilkan cairan yang membentuk sebagian dari air mani.

Adapun kanker prostat merupakan suatu satu penyakit kanker yang berkembang di kelenjar prostat. Itu terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi, dan berkembang di luar kendali, serta masuk ke organ lain, terutama pada bagian tulang.

Secara medis, kanker prostat rentan dialami mereka yang memiliki garis keturunan penderita dan berusia 40-50 tahun. Penyebab lain penyakit ini antara lain peningkatan kadar hormon testosteron, diet tinggi lemak, dan toksik. “Sekadar informasi, kanker prostat tidak menular, tapi sangat berbahaya,” kata Rainy.

Pada tahap lanjut, kanker prostat bisa menimbulkan kematian, terutama pada pria berusia diatas 74 tahun. Sedangkan, pria yang memiliki risiko lebih tinggi terserang kanker prostat adalah pria berusia di atas 60 tahun. “Data dari RSCM dan RS Dharmais, menunjukkan kenaikan jumlah penderitanya hampir tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir,” tandas Rainy. Tapi kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia di bawah 40 tahun.

Deteksi Dini

Penderita kanker prostat secara umum diklasifikasi berdasarkan derajat kegananas (grade) dan stadium (stage). Derajat keganasan tergambar dari sel-sel tumor yang telah menggerogoti sel normal kelenjar prostat. Dengan menggunakan mikroskop jaringan tumor, ahli patologi bisa menentukan apakah tumor sudah masuk pada tahap rendah, sedang, atau tinggi. Salah satu cara untuk menentukan grade kanker prostat adalah menggunakan sistem gleason, yaitu sistem angka 2 – 10. Semakin tinggi nilai gleasonnya, maka semakin tinggi pula derajat keganasan kanker.

Ada pula cara sederhana mendeteksi kanker prostat, yaitu lewat colok dubur. “Untuk mendeteksi apakah ada benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan, sebaiknya melakukan pemeriksaan colok dubur,” ujar spesialis bedah urologi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) ini. Colok dubur ini direkomendasikan pada pria usia lanjut (40-50 tahun), atau mereka yang merasa nyeri saat buang air kecil dan ereksi.

Selain itu, setiap tahun pria berusia di atas 50 tahun dan memunyai garis keturunan dianjurkan melakukan pemeriksaan PSA (Prostat Specific Antigen). “Apabila ada anggota keluarga yang menderita kanker prostat, dianjurkan melakukan skening sejak usia 40 tahun,” anjur Rainy.

PSA adalah enzim yang dikeluarkan oleh kelenjar prostat yang berfungsi mengencerkan cairan ejakulasi, hingga memudahkan sperma keluar. Pada keadaan normal, hanya sedikit PSA yang masuk ke dalam aliran darah. Apabila terjadi peradangan atau kerusakan jaringan prostat maka kadar PSA dalam darah akan meningkat.

Untuk membedakan apakah kadar PSA disebabkan oleh kanker prostat atau pembesaran prostat jinak (benign prostate enlargement/BPH), Rainy menganjurkan melakukan pemeriksaan rasio free PSA total, terutama bagi mereka yang memiliki kadar PSA-nya 2,6–10 nanograms per milliliter (ng/ml).

Pemeriksaan kanker prostat juga bisa dilakukan melalui ultrasonografi (USG) dan rontgen atau skening tulang. Dengan menggunakan metode ini, pasian juga bisa mengetahui apakah penyebaran kanker sudah sampai ketulang atau belum. Selain itu, juga bisa melalui pemeriksaan analisa air kemih, sitologi air kemih, cairan prostat, dan biopsi prostat.

Setelah diketahui kanker prostat, lanjut Rainy, maka bisa diklasifikasikan berdasarkan stadiumnya. Kanker prostat stadium awal (stadium I dan II) apabila sel-sel kankernya masih berada di kelenjar prostat dan belum menyebar ke luar. Kanker prostat stadium III (locally advanced) jika sel kankernya sudah menyebar ke luar dari kalenjar prostat, dan menyebar ke kantong air mani (vesika seminalis). Sedangkan kanker prostat stadium IV kalau sel-sel kanker sudah menyebar ke jaringan lain, seperti kelenjar getah bening atau organ lain seperti tulang dan paru-paru.

Dalam beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan belakang) atau ke ginjal. Ini bisa menyebabkan gagal ginjal, dan kanker tulang, serta menimbulkan rasa nyeri dan tulang menjadi rapuh serta mengalami fraktur (patah tulang). Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia. Bukan hanya itu, pada tahap selanjutnya kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan penderita kejang-kejang. faisal chaniago

Sumber: Koran Jakarta, Tanggal 17 Juli 2011

Linked Posts:
Mengobati  Pembesaran  Prostat | Penyakit Kanker | Tumor
======================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Penanganan Gagal Ginjal

No Comments

Bila Ginjal Berakhir Gagal

Satu dari 10 orang di dunia mengalami gagal ginjal.

Sekitar 100 ribu penderita penyakit ginjal kronik (PGK) terpaksa menjalani terapi penggantian ginjal. Namun hanya 12 ribu orang yang menjalani dialisis (cuci darah) seumur hidup dan 600 orang yang menjalani transplantasi ginjal.

Sedangkan satu dari 10 orang di dunia mengalami gangguan ginjal. Sedangkan sebanyak 1,5 juta orang mengalami PGK stadium akhir. Penyakit ginjal masih menjadi momok bagi masyarakat urban saat ini. Kasusnya memang tidak banyak.

Namun menderitanya akan sangat menyiksa. Karena akan seumur hidup mengalami efek samping dari rusaknya fungsi ginjal. Selama ini penyakit ginjal atau kerap disebut gagal ginjal bila 15 persen fungsinya dinyatakan sudah rusak.

Dari asal muasal pemicunya, penyakit ini dapat berasal dari dua kelompok; Turunan atau non turunan. Yang turunan biasanya berupa batu ginjal. Kasus ini sangat jarang terjadi.

Sedangkan dari kelompok non turunan karena efek samping penyakit lain yang diderita pasien, misalnya diabetes mellitus, hipertensi, dislipidemia atau kolesterol tinggi, dan obesitas yang notabene gangguan kesehatan karena pola dan gaya hidup masyarakat urban. Kelompok terakhir ini biasanya akan menderita PGK tadi.

Gejalanya dapat digolongkan dalam kondisi akut dan kronis. Kondisi akut memiliki ciri mata yang tampak bengkak, pinggang dan kaki yang kolik (nyeri), ketika kencing terasa sakit, demam, urine kadang berdarah.

Kelompok ini dapat sembuh bila ditangani dengan baik. Sedangkan ciri kronis, penderita tampak lemas, tidak nafsu makan, mual, muntah, beberapa bagian tubuh bengkak, sedikit urine, sesak napas, dan pucat.

Tidak dapat sembuh, kecuali melakukan transplantasi (cangkok) ginjal. PGK dipicu oleh tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes.

Diabetes terjadi saat kadar gula darah di atas normal dan bila berkelanjutan, dapat merusak ginjal, jantung, pembuluh darah, saraf dan mata.

Sedangkan hipertensi, meningkatnya tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat memicu timbulnya serangan jantung, stroke, dan PGK. Gejala-gejala yang mungkin timbul antara lain merasa lelah, kurang berenergi, menurunnya nafsu makan, sulit tidur, kram otot (pada malam hari), pembengkakan pada kaki/pergelangan kaki, kulit gatal dan kering, bengkak seputar mata (pada pagi hari), dan sering kali ingin buang air kecil ketika malam hari.

Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh dan berfungsi untuk membuang sampah metabolisme dan racun tubuh dalam bentuk urine yang kemudian dikeluarkan dari tubuhSeperti yang disebutkan sebelumnya, beberapa penyakit dapat memicu kerusakan fungsi ginjal. Misalnya diabetes, hal ini karena ginjal memiliki banyak pembuluh-pembuluh darah kecil.

Diabetes akan merusak pembuluh darah tersebut sehingga memengaruhi ginjal untuk menyaring darah dengan baik. Akibatnya albumin (protein) dapat bocor ke dalam urine.

Begitu pula dengan hipertensi. Penyakit ini bersifat terbalik, kerap timbul pada penderita gagal ginjal. Gagal ginjal dapat menimbulkan tekanan darah tinggi dan tekanan darah tinggi yang tidak dikendalikan dengan baik dapat menyebabkan gagal ginjal.

Tekanan darah yang tinggi ini juga bisa menimbulkan stroke dan serangan jantung. Penggunaan obat-obat dan vitamin tertentu yang berlebihan juga dapat memicu kerusakan ginjal.

Misalnya obat pembunuh rasa sakit (seperti ibuprofen), antibiotik, termasuk golongan psikotropika (lihat boks). Pemeriksaan Untuk mendeteksi penyakit ginjal ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, pemeriksaan dengan mengukur kadar protein dalam urine dan kadar kreatinin darah.

Ginjal sehat mampu menyaring protein agar tidak keluar ke dalam urine. Namun bila ginjal sudah terganggu, protein dapat bocor ke dalam urine dan ini bisa dijadikan sebagai indikator adanya gangguan fungsi ginjal.

Kreatinin sendiri merupakan zat buangan yang berasal dari aktivitas otot dan dibuang dari darah oleh ginjal. Tapi bila ginjal sudah terganggu kadar kreatinin dapat meningkat dalam darah.

Lalu bagaimana dengan terapinya? Ada tiga cara, yakni hemodialisis (HD) atau disebut cuci darah konvensional, dialisis peritoneal (Continuos Ambulatory Peritoneal Dialysis / CAPD) atau biasa disebut cuci darah melalui perut, dan pencangkokan ginjal.

“Memang paling ideal adalah dengan transplantasi, tapi banyak yang tidak sanggup karena biayanya,” ujar Direktur RS PGI Cikini, dr Tunggul D Situmorang, SpPD.KGH dalam Seminar Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2011 yang digelar Indonesia Kidney Care Club, Kamis lalu.

Semua tindakan itu, kecuali transplantasi, untuk membersihkan racun-racun yang terdapat di dalam ginjal. Namun, banyak penderita gagal ginjal yang selama ini mengandalkan cuci darah di rumah sakit. Menurut Tunggul, pengobatannya dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien di rumahnya. Caranya adalah dengan CAPD tadi.

Karena bila dengan tindakan HD memerlukan tindakan di rumah sakit dan sedikitnya dilakukan 2-3 kali seminggu dengan durasi masing-masing hampir 5 jam. Sedangkan CAPD dapat dilakukan di rumah dengan tindakan 3-4 kali sehari dengan durasi masing-masing selama 30 menit.

Caranya, hanya dengan menggunakan keteter khusus untuk menarik racun dalam tubuh melalui rongga perut sebagai fi lternya. “Dengan cara ini penderita gagal ginjal lebih praktis dan murah biayanya,” ujar dia. _
nala dipa

Sumber: Koran Jakarta, 13 Maret 2011

Linked Posts:
Penyakit Ginjal | Stadium Penyakit Ginjal | Batu Ginjal – Bagaimana Terjadinya? | Mengobati Infeksi Ginjal | Diet Rendah Protein Untuk Penderita Gagal Ginjal
=============================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Propolis Stop Cuci Darah Gagal Ginjal

No Comments

Propolis Stop Cuci Darah Gagal Ginjal

Adhitya Tri Wardhana kejang, seluruh badan kaku, dan lemas. Ternyata itu gejala gangguan fungsi ginjal sehingga mesti cuci darah.

Acara liburan kelulusan sekolah di Bali pun riuh, guru dan teman-teman yang tengah asik bermain panik. Mereka membawa Adhitya yang saat itu berusia 16 tahun ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan fungsi ginjal Adhitya positif turun. Di tubuhnya terdeteksi penumpukan sisa metabolisme protein dan kekurangan elektrolit. Itulah sebabnya dokter memberi suntikan elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Kondisi kesehatan yang tidak bagus memaksa Adhitya mengakhiri liburannya lebih cepat dan pulang ke Surabaya, Jawa Timur. Wiwik Sudarwati MPd, ibunda Adhitya, tidak percaya jika ginjal anaknya bermasalah. Waktu berangkat ke Bali, Adhitya masih segar bugar. Tetapi kok tiba-tiba sakit,” kata ibu 3 anak itu. Oleh karena itu Wiwik kembali membawa Adhitya ke Rumahsakit Sint Vincentius a Paulo (sohor dengan nama RKZ atau oomsch Katholiek Ziekenhuis), Surabaya. Hasil diagnosis dokter sama saja: bungsu tiga bersaudara itu mengalami gangguan fungsi ginjal.

Sejak itu Adhitya rutin mengkonsumsi obat-obatan dan mengecek kesehatan sebulan sekali. Beraktivitas berat pun terlarang. Menu makanannya juga diatur. Adhitya menghindari konsumsi makanan berprotein tinggi. Tujuannya supaya ginjal tidak bekerja terlalu berat dalam membuang sisa-sisa metabolisme protein.  Adhitya hanya boleh mengkonsumsi protein 40 g sehari, kata Wiwik

Cuci darah

Hampir 3 tahun Adhitya hidup di bawah pengawasan dokter. Selama itu ia tidak mengalami keluhan sakit. Namun,menjelang pelulusan SMA, kesehatan pria yang kini berusia 22 tahun itu drop. Saat itu ia mengikuti banyak kegiatan bimbingan belajar sehingga sering pulang malam dan pola makanan pun tidak terkontrol. Akibatnya, Adhitya kembali menginap di rumah sakit.

Dokter mendiagnosis positif gagal ginjal. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar kreatinin dalam darah tinggi mencapai 12 mg/dl, kadar normal 0,6—1,2 mg/dl. Solusinya cuci darah 2 kali sepekan. Saat ini biaya sekali cuci darah berkisar Rp800.000. Namun, keluarga memutuskan Adhitya untuk mengkonsumsi obat-obatan. Pilihan itu ternyata berisiko tinggi.

Buktinya berselang 2 hari setelah menolak saran dokter, Adhitya kembali menjalani pemeriksaan darah. Hasilnya, kadar kreatinin semakin melonjak, 15 mg/dl . Dokter mengingatkan lagi untuk segera cuci darah. Bila dibiarkan, kreatinin akan meracuni organ tubuh lain. Dokter juga memberikan opsi lain, yaitu transplantasi ginjal. Salah satu dari orangtua Adhitya harus rela menyumbangkan ginjal kepada sang anak. “Biayanya mencapai Rp400-juta, ujar Wiwik.

Menurut dr Sidi Aritjahja, dokter di Yogyakarta, gagal ginjal merupakan ketidakmampuan ginjal menyaring dan mengeluarkan zat-zat racun, seperti kreatinin, dari tubuh sehingga menumpuk dalam darah. Kadar kreatinin tinggi menandakan organ yang mirip seperti biji kacang merah itu gagal bekerja. Kondisi itu berbahaya karena bisa meracuni organ tubuh lain. Oleh sebab itulah penderita gagal ginjal harus menjalani cuci darah. Kali ini, Adhitya manut terhadap saran dokter. Ia dirawat-inap dan melakukan cuci darah rutin 2 kali sepekan. Setelah 18 hari menginap di rumahsakit, dokter mengizinkan Adhitya pulang. Namun, setiap 5 hari sekali ia harus kembali untuk cuci darah. Selain itu ia juga harus tetap menjaga menu makanan supaya pencernaannya tidak memberatkan kerja ginjal.

Propolis
Pada pertengahan 2007, Wiwik bertemu salah satu rekannya, Baktiono. Ketika itulah Baktiono menyarankan kepada Wiwik agar memberikan propolis untuk mengobati Adhitya. Menurut Baktiono konsumsi propolis bagus untuk meringankan beragam penyakit. Propolis merupakan produk yang dihasilkan lebah Apis cerana dan Apis mellifera. Jika madu terdapat di dalam sarang heksagonal; propolis di luar sarang. Menurut Ir Hotnida CH Siregar MSi, ahli lebah dari Institut Pertanian Bogor, lebah pekerja mengolah propolis dari berbagai bahan seperti pucuk daun, getah tumbuhan, dan kulit beragam tumbuhan.

Tertarik dengan saran itu, Wiwik lantas membeli 1 botol propolis. Ia kemudian menyuruh Adhitya mengkonsumsinya 3 kali sehari sebelum makan. Dosis sekali minum 1 sendok makan propolis yang dicampurkan dalam 50 cc air. Satu setengah bulan rutin mengkonsumsi propolis, Adhitya melakukan cek darah. Hasilnya positif, kadar kreatin turun di bawah 10 mg/dl. Menurut dokter yang memeriksa kadar kreatin di bawah 10 mg/dl tidak perlu cuci darah.

Hasil itu merupakan kabar gembira bagi Adhitya dan keluarga. Bahkan setahun rutin mengkonsumsi propolis, ia pun tak pernah lagi diwajibkan untuk cuci darah. Pemeriksaan laboratorium terakhir, pada pertengahan 2008, menunjukkan kadar kreatin turun menjadi 4 mg/dl. Sejak itu Adhitya rutin mengkonsumsi propolis sampai sekarang. Selain tak perlu cuci darah, konsumsi propolis juga meningkatkan stamina.

Dulu Adhitya sering lemas dan cepat capai. Sekarang kondisinya lebih energik dan fit. Mahasiswa di Universitas Bhayangkara itu pun leluasa beraktivitas sehari-hari. Dulu ke mana-mana harus diantar, sekarang sudah bisa pergi sendiri; kata Wiwik. Dengan rutin mengkonsumsi propolis, Adhitya kini terbebas dari cuci darah.

Menurut Liu CF, periset di National Taipei College of Nursing, antioksidan propolis mampu melindungi ginjal dari kerusakan parah. Khasiat itu dibuktikan Liu secara in vivo pada hewan percobaan. Ia menguji 2 kelompok tikus yang menderita gagal ginjal akut. Satu kelompok diberi propolis; kelompok lain, tanpa propolis. Sejam setelah pemberian propolis, Liu lalu mengamati tingkat kerusakan ginjal tikus. Hasilnya, kerusakan ginjal kelompok yang tidak mengkonsumsi propolis lebih parah ketimbang kelompok yang mendapatkan asupan propolis. Itu ditandai dengan meningkatnya kadar malondialdehid (MDA) dalam ginjal tikus. Kadar malondialdehid tinggi mengindikasikan terjadinya stres oksidatif yang bisa memicu kerusakan ginjal.

Menurut Prof Dr Mustofa Mkes Apt, periset di Bagian Farmakologi & Toksikologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, sifat antioksidan pada propolis lantaran mengandung senyawa flavonoid dan polifenol. Senyawa aktif itu melindungi tubuh dari gempuran radikal bebas penyebab kerusakan sel. Dengan terlindungnya ginjal dari kerusakan parah maka proses regenerasi sel pun bisa lebih mudah berjalan. Adhitya Tri Wardhana merasakan manfaat itu. Ia terbebas dari cuci darah sejak rutin mengkonsumsi propolis.

(Ari Chaidir/Peliput: Rosy Nur Apriyanti)
Propolis dipanen dari sarang lebah Rosy Nur Apriyanti
Khasiat antioksidan propolis melindungi ginjal dari kerusakan parah Ari Chaidir

sumber : http://www.trubus-online.co.id/trindo3/index.php?option=com_content&view=article&id=4478:stop-cucidarah&catid=115:obat-tradisional&Itemid=506

Linked Posts:
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Mengobati Gagal Ginjal | Diet Rendah Protein Untuk Penderita Gagal Ginjal | Penyakit Ginjal

=====================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |