Antibiotika Alami Dan Benteng Pertahanan Kesehatan Tubuh

Posts Tagged ‘hipertensi’

Hipertensi Serang Orang Muda

No Comments

Hipertensi Makin Banyak Diderita Orang Muda

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang sering dijumpai seiring dengan bertambahnya usia. Namun, kini penyakit ini semakin banyak diderita orang muda. Di Amerika, sekitar 1 dari 5 orang berusia kurang dari 35 tahun menderita hipertensi.

Karena tidak menimbulkan gejala, banyak orang mengabaikan hipertensi. Padahal, penyakit ini berkaitan erat dengan penyakit jantung, gagal jantung, stroke, serta gagal ginjal.

Penelitian yang dilakukan National Institute of Health Amerika terhadap 14.000 orang berusia 24-32 tahun menemukan 19 persen responden menderita tekanan darah tinggi.

Penyebab hipertensi umumnya sulit ditentukan dan keadaan ini berhubungan dengan riwayat hipertensi dalam keluarga. Itu sebabnya kebiasaan memeriksakan tekanan darah secara teratur merupakan kebiasaan yang baik untuk kesehatan.

Walau obat-obatan hipertensi semakin maju, terapi utama hipertensi selalu dimulai dengan modifikasi gaya hidup yang meliputi pengaturan makan, menghindari konsumsi garam berlebih, dan olahraga teratur. Jika upaya nonfarmakologis ini tidak berhasil, baru digunakan obat hipertensi.

Sumber: Kompas.com, 26 Mei 2011

Linked Posts:
Hipertensi Atau Tekanan Darah Tinggi |  Stroke – Waspadalah |  Penyakit Jantung |  Serangan Jantung
=================================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |

Hati-hati Mengobati Diri Sendiri

No Comments

6 Kesalahan Saat Mengobati Diri Sendiri

Di tengah himpitan ekonomi, banyak masyarakat berupaya melakukan pengobatan terhadap dirinya sendiri (self medicine). Mengobati diri sendiri boleh-boleh saja, asalkan dilakukan dengan baik dan benar.

Demikian disampaikan Prof. DR. dr. Rianto Setiabudy SpFK dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dalam diskusi bertema ‘Penggunaan Obat yang Rasional” Kamis (29/3/2012) di Jakarta.
“Pengobatan diri sendiri akan sangat bermanfaat karena dapat menghemat waktu dan biaya transpor, mengurangi biaya konsultasi dokter, dan sebagian penyakit di masyarakat tergolong penyakit yang cepat sembuh sendiri,” katanya.

Rianto menjelaskan, penyakit yang boleh diobati sendiri oleh orang awam memiliki ciri di mana penyakit biasanya bersifat ringan, akan sembuh sendiri dalam waktu singkat dan tidak berbahaya. Penyakit tersebut misalnya batuk pilek tidak lebih dari 5 hari, diare ringan selama beberapa hari, sakit kepala ringan, sembelit dan sukar tidur.

“Tetapi kadang kita harus hati-hati. Biarpun demam baru satu hari tapi kalau kejang, harus segera dibawa kedokter, karena ini bukan demam biasa,” katanya.

Rianto mengingatkan, ada sejumlah penyakit yang tidak boleh diobati sendiri oleh orang awam. Cirinya, penyakit ini biasanya cenderung menjadi berat, tidak sembuh sendiri (walaupun tidak terasa sakit). Misalnya, hipertensi, diare hebat, kencing manis, kanker, penyakit ginjal dan jantung.

Meski begitu, Rianto menegaskan tidak semua orang mampu menerapkan praktik pengobatan diri sendiri secara benar. Ia menyebutkan, ada beberapa contoh kesalahan yang lazim dilakukan masyarakat dalam mengobati dirinya sendiri :

1. Mangobati flu, batuk, pilek dengan antibiotika.
“Ini sangat buruk dan manfaatnya tidak ada sama sakali. Tidak ada virus yang dapat diobati dengan antibiotika,” katanya.

2. Penggunaan vitamin secara belebihan
Rianto mengungkapkan, hasil riset The National Cancer Institute di Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang yang setiap hari mengonsumsi lebih dari 1 macam multivitamin lebih besar risikonya menderita kanker prostat. “Meskipun kebenaran hasil penelitian tersebut masih diperdebatkan kalangan ilmuwan,” ungkapnya.

3. Menyisakan obat untuk “sakit yang akan datang”
Dalam beberapa kasus, Rianto mengamati, banyak pasien yang tidak menghabiskan obat yang diresepkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Misalnya, obat yang seharusnya dihabiskan dalam waktu seminggu, namun hanya diminum sampai hari ke empat (karena merasa badan sudah agak baikan), lalu sisanya disimpan dan dipakai kalau penyakitnya kembali kambuh.

4. Menggunakan obat dokter yang terlihat manjur untuk orang lain
“Jangan karena melihat teman atau saudara bisa sembuh dengan mengonsumsi obat dari pemberian dokter, lantas kita ikut-ikutan meminumnya,” ucapnya. Menurut Rianto, meskipun penyakit yang kita derita sama dengan orang lain, tetapi belum tentu obatnya sama. Karena tingkat keparahan penyakit setiap orang berbeda-beda.

5. Membeli obat keras tanpa resep dokter
Jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, akses mendapatkan obat di Indonesia masih terlalu mudah. Bahkan obat yang seharusnya hanya dapat dibeli dengan resep dokter, dapat dengan mudah didapatkan di toko-toko obat. “Di Malaysia, kalau mau beli obat antibiotika harus pakai resep. Tapi kalau di Indonesia, tidak pernah ditanya resep. Maka sia-sia lah kita berteriak memerangi resistensi terhadap obat kalau sisitemnya masih seperti ini,” jelasnya.

6. Mengobati sendiri penyakit berbahaya
Sampai saat, ini masih ada sebagian masyarakat yang lebih percaya pengobatan tradisional ketimbang pergi ke dokter, khususnya dalam mengobati penyakit berbahaya seperti misalnya, kanker, diabetes, jantung.

Sumber: kompas.com, Kamis 29 Maret 2012

Linked Posts:
Bahaya Obat-obat Kimia | Obat Propolis – Obat Alami Untuk Semua Penyakit |

================================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |

Arteriosclerosis

No Comments

Arteriosclerosis – Pembuluh Arteri Yang Mengeras

Arteriosclerosis (atherosclerosis)

Definisi

Arteri adalah pembuluh darah yang membawa oksigen dan zat makanan dari jantung ke seluruh tubuh. Arteri yang sehat adalah arteri yang fleksibel, kuat dan elastis. Bagaimanapun, terlalu banyak tekanan pada arteri dapat membuat dinding menebal dan kaku – terkadang membatasi aliran darah menuju organ dan jaringan. Proses ini disebut arteriosklerosis, atau mengerasnya arteri.

Aterosklerosis adalah tipe spesifik dari arteriosklerosis, tapi istilah yang sering digunakan bergantian. Aterosklerosis lebih kepada terbentuknya lemak di dalam dan di atas dinding arteri (plak), yang dapat membatasi aliran darah. Plak ini dapat juga pecah dan menyebabkan bekuan darah. Meskipun aterosklerosis sering dianggap masalah jantung, ini dapat berefek pada arteri di manapun di dalam tubuh. Aterosklerosis adalah kondisi yang dapat dicegah dan dapat diobati.

Gejala

Aterosclerosis terbentuk secara bertahap. Biasanya tidak akan muncul  gejala aterosklerosis sampai arteri sangat menyempit atau tersumbat sehingga tak dapat menyuplai cukup darah ke organ dan jaringan. Terkadang bekuan darah benar-benar menyumbat aliran darah, atau bahkan terpecah dan menyebabkan bekuan darah yang dapat memicu serangan jantung atau stroke.

Gejala aterosclerosis didasarkan pada arteri mana yang terkena. Sebagai contoh:

•    Jika anda memiliki aterosklerosis di dalam arteri jantung, anda mungkin memiliki gejala yang sama dengan serangan jantung lain, seperti sakit pada dada (angina)

•    Jika anda memiliki aterosklerosis di dalam arteri yang menuju otak, anda mungkin memiliki gejala seperti mati rasa secara tiba-tiba atau lemah pada lengan atau kaki, sulit berbicara atau berbicara melantur, atau otot wajah yang terkulai

•    Jika anda memiliki aterosklerosis pada arteri di lengan dan kaki, anda mungkin memiliki gejala peripheral arterial disease, seperti sakit pada kaki ketika berjalan.

Terkadang, aterosklerosis menyebabkan disfungsi ereksi pada laki-laki.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Aterosklerosis adalah penyakit yang lamban dan berkembang secara bertahap. Penyakit ini dapat dimulai pada awal masa anak-anak. Meskpun penyebab pasti belum diketahui, ilmuwan mencurigai bahwa aterosklerosis dimulai dengan kerusakan atau cedera pada lapisan dalam arteri. Kerusakan mungkin disebabkan oleh:

•    Tekanan darah tinggi
•    Kolestrol tinggi
•    Iritan, seperti nikotin
•    Penyakit tertentu, seperti diabetes

Sekali dinding bagian dalam arteri rusak, sel darah yang disebut platelet sering menggumpal dan mencederai tempat tersebut untuk mencoba memperbaiki arteri sehingga menimbulkan pembengkakan. Seiring waktu, plak yang terbentuk dari kolestrol dan zat ampas lain juga berkumpul pada tempat cedera ini, mengeras dan mempersempit arteri. Organ dan jaringan yang dihubungkan dengan arteri yang tersumbat tersebut kemudian tidak menerima cukup darah untuk berfungsi secara baik.

Lama kelamaan sebagian plak tersebut mungkin pecah dan masuk ke dalam aliran darah. Ini dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah dan merusak organ, seperti pada serangan jantung. Bekuan darah dapat juga dihantarkan ke bagian lain dari tubuh dan sebagian atau seluruhnya menyumbat aliran darah ke organ tubuh lain.

Faktor risiko

Mengerasnya arteri terjadi setiap waktu. Sebagai tambahan, faktor yang menambah risiko aterosklerosis antara lain:
•    Tekanan darah tinggi
•    Kolestrol tinggi
•    Diabetes
•    Obesitas
•    Merokok
•    Sejarah keluarga dengan aneurysm atau sakit jantung dini

Pencegahan

Perubahan gaya hidup yang sama direkomendasikan untuk merawat aterosklerosis juga dapat mencegahnya. Anda telah mengetahui sebelumnya juga membantu dalam pencegahan – berhenti merokok, makan makanan sehat, rutin berolahraga, menjaga berat badan sehat, dan tidak meminum alkohol. Ingatlah untuk membuat satu langkah perubahan sekarang.

Sumber: Kompas.com

Linked Posts:
Hipertensi | Penyakit Jantung | Serangan jantung | Jantung Koroner | Stroke
=============================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Jantung Koroner

No Comments

Jantung Koroner Kerap Muncul Tanpa Gejala Awal

Pernah mengalami nyeri di bagian dada? Atau sesak napas ketika udara dingin? Apalagi bila hal itu terjadi pada Anda, baik pria atau wanita yang berusia lanjut. Waspadalah, bisa jadi itu adalah angin duduk atau penyakit arteri koroner atau yang lebih dikenal dengan sebutan jantung koroner. “Nyeri dada itu biasanya terjadi menjelang subuh.

Tapi juga bisa kapan pun kalau beraktivitas berlebihan,” ujar dr Hermawan, SpJP, ahli penyakit jantung dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Jantung koroner muncul tak kenal jenis kelamin apalagi ras. Siapa pun, di mana pun dapat terserang dan berakhir tragedi. Kematian akibat jantung koroner masih merupakan penyebab kematian yang utama di dunia.

Delapan puluh persennya kematian kematian kardiovaskular (jantung) disebabkan jantung koroner. “Dan 50 persennya terjadi tanpa ada gejala sebelumnya,” timpal dr Elfrina Emran, SpJP spesialis penyakit jantung dari rumah sakit yang sama. Jantung koroner terjadi karena proses aterosklerosis atau pengapuran dinding pembuluh darah. Proses itu berlangsung kronis sehingga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah koroner.

Akhirnya, aliran darah ke otot jantung terganggu. Keadaan itulah yang kemudian menimbulkan keluhan nyeri dada atau sesak napas akibat terhentinya aliran darah koroner sama sekali karena gumpalan retaknya atherosclerotic atau plak di pembuluh darah. Yang kemudian menyumbat pembuluh darah koroner hingga jantung tak dapat disuplai darah yang membawa oksigen. Kondisi itu akan mudah terjadi bila tercetus beberapa kondisi.

Menurut Hermawan, di antaranya, bila seseorang mengalami stres, ketika udara dingin, makan terlalu kenyang, atau aktivitas fi sik yang berlebihan. Lalu, bila banyak kasus terjadi tanpa gejala, bagaimana cara mendeteksinya. Maka itu ada yang disebut dua kelompok faktor risiko penyakit jantung koroner. Metode ini berguna untuk mengetahui pengelompokan dan tingkat risiko seseorang. Pertama, faktor risiko yang dapat dimodifi kasi. Kedua, faktor risiko yang tidak dapat dimodifi kasi. Kelompok pertama yang merupakan cenderung karena gaya dan pola hidup, di antaranya kebiasaan merokok, hipertensi, dislipidemia, dan diabetes (lihat boks). Sedangkan pada kelompok kedua karena usia dan jenis kelamin (lihat boks).

Untuk contoh kasus, pada sindroma metabolik dan pradiabetes, misalnya, sudah termasuk sebagai salah satu faktor risiko jantung koroner. Bila hal itu terdeteksi, maka tindakan yang diambil adalah primordial prevention. “Kalau seseorang sudah terdeteksi menderita jantung koroner sejak dini, maka pengobatan naik tingkat, namanya secondary prevention,” ungkap Elfrina. Hal itu bertujuan agar tidak terkena serangan jantung akut (IMA) atau komplikasi lainnya yang berakibat kematian. “Screening” Koroner Untuk mengetahui hal itu, maka diperlukan screening aterosklerosis koroner.

Proses itu mengacu pada Framingham Risk Score (FRS) seperti yang direkomendasi Adult Treatment Program III. FRS dibagi dalam tiga kelompok; Risiko rendah (bila skornya di bawah 10 persen), risiko menengah (skor antara 10-20 persen), dan risiko tinggi (di atas 20 persen. “Pasien dengan risiko rendah cukup dilakukan konseling, misalnya didorong untuk lebih rutin olahraga dan melakukan diet sehat,” tambah Elfrina. Perlu pengobatan, tapi tidak bersifat agresif. Sedangkan untuk risiko menengah, diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya Ischemi Miokard, yang biasanya dilakukan pada penderita diabetes dan seterusnya.

Intinya, setiap kelompok memerlukan pemeriksaan yang berbeda untuk mengetahui secara akurat risiko jantung koroner tersebut. “Dengan menggunakan penilaian risiko berdasarkan metode tersebut, maka dapat diperkirakan risiko jantung koroner dalam 10 tahun mendatang,” tegas Hermawan. “Check Up” Komprehensif Meski telah sudah melakukan berbagai upaya deteksi secara dini dan komprehensif terhadap risiko serangan jantung, kata Hermawan, bukan berarti seseorang dapat terbebas sama sekali dari risiko jantung koroner.

Sebab, upaya menyeluruh tersebut baru dapat maksimal bila dibarengi upaya pencegahan melalui perubahan pola hidup melalui perubahan diet atau pola makan. Termasuk peningkatan aktivitas fisik melalui olahraga teratur, penurunan berat badan, pengendalian kadar kolesterol, tekanan darah, dan menyetop kebiasaan merokok.

Selain itu, untuk mendeteksi risiko jantung koroner juga diperlukan medical check up yang komprehensif. Dalam menindaklanjuti proses screening atherosclerosis koroner itu misalnya, juga diperlukan pemeriksaan penunjang invasif maupun non invasif. Tindakan invasif misalnya berupa tindakan bernama Gold Standard atau Coronerangiografi yang hanya terdapat di rumah sakit tertentu.
nala dipa

Sumber: Koran Jakarta, Tgl . 13 Februari 2003

Linked Post:
Penyakit Jantung | Lemah Jantung | Serangan Jantung | Bahaya Merokok
=====================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Mengobati Hipertensi Atau Tekanan Darah Tinggi

No Comments

Melia Propolis Untuk Derita Hipertensi Atau Tekanan Darah Tinggi

Simon Marwa(Dosen Atmajaya), Mappanyukki, Makassar :“Saya mengalami masalah dengan tekanan darah tinggi. Sudah berbagai obat saya konsumsi,termasuk berobat ke dokter tetapi tekanan darah saya hanya turun sementara lalu kembali tinggi. Tetapi setelah mengkonsumsi Propolis tekanan darah saya normal dan tidak pernah naik lagi.”

Linked Posts: Penyakit Hipertensi | Mengatasi Hipertensi | Pulih Dari Stroke | Mengobati Penderita Stroke | Propolis | Melia Propolis
================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes