Menghalau Serangan Jantung Dengan Paket Produk Prosmart

produk paket jantung

prosmart produk paket jantung

Penting : Sebelum memutuskan untuk membeli paket jantung ini, kami sarankan untuk membaca keterangan di bawah ini. Karena akan sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan.

Apa itu serangan jantung?

Serangan jantung secara medis disebut infark miokard, yaitu suatu kondisi dimana pasokan darah yang menuju ke jantung terhambat. Ini adalah kondisi medis darurat yang biasanya disebabkan oleh penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol jahat dan unsur lainnya. Gangguan aliran darah ke jantung ini bisa merusak atau menghancurkan otot jantung, yang dapat berakibat fatal (kram jantung) hingga kematian, jika tidak segera tertolong.

Tanda dan gejala serangan jantung

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami serangan jantung, biasanya akan muncul kombinasi dari beberapa gejala. Kondisi ini tidak tergantung pada keparahan sakit dada yang dirasakan, karena belum tentu dirasakan oleh semua orang yang menderita penyakit jantung. Bahkan terkadang sakitnya hanya ringan dan di salah artikan sebagai gangguan pencernaan biasa. Sebaliknya tidak semua sakit dada adalah akibat serangan jantung. Beberapa gejala yang biasanya sering muncul pada penderita serangan jantung antara lain : Sesak napas, sakit atau nyeri dibagian dada, merasa lemah dan pusing, sangat gelisah dan cemas. Jika penderita penyakit jantung mengalami hal-hal tadi, sebaiknya anda waspada.

Penyebab terjadinya serangan jantung

Penyebab utama terjadinya serangan jantung adalah penyakit jantung koroner. Yang terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung (pembuluh koroner). Karena timbunan kolesteral berupa plak kolesterol. Plak kolesterol yang retak akan mengakibatkan terjadinya penggumpalan darah. Akhirnya penggumpalan darah akan menghambat pasokan darah dan oksigen ke jantung yang melalui pembuluh koroner. Kondisi inilah yang akhirnya menyebabkan terjadinya serangan jantung. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner antara lain ; Merokok, diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, kebiasaan mengkonsumsi makanan berkemak, berat badan berlebih atau obesitas.

Tindakan pengobatan pada serangan jantung

Serangan jantung adalah kondisi medis darurat yang harus ditangani secepatnya, segera bawa ke rumah sakit terdekat. Beri obat yang bisa menghindarkan dari kram otot jantung dan mengurangi resiko serangan jantung lebih lanjut.
Pengobatan pada penderita serangan jantung adalah produk yang dapat melarutkan gumpalan darah di pembuluh darah jantung. Pengobatan di sesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi penderita serangan jantung. Komplikasi yang mungkin terjadi bisa muncul segera pasca terjadinya serangan jantung pertama.
Pemulihan kembali dari serangan jantung tergantung dari tingkat kerusakan otot jantung yang terjadi pada saat serangan jantung. Ada yang membutuhkan waktu beberapa bulan, dan ada pula yang hanya butuh waktu beberapa minggu. Tujuan dari proses pemulihan yang dilakukan adalah solusi mengatasi penyebab serangan jantung.

Paket Jantung Prosmart

Paket Jantung Prosmart adalah kombinasi beberapa produk Prosmart, yang memiliki fungsi dan manfaat untuk membantu terapi terhadap penderita penyakit jantung, sesuai metode pharmacotherapy langsung dari penyebabnya. Paket jantung ini terdiri dari :

Calcium Osteocine isi 30 sachet / paket
Propolis Super Procetin isi 5 botol / paket
Cordyceps Propolis isi 50 kapsul / paket

Note : cara konsumsi disesuaikan dengan nomor urut

Fungsi dan manfaat calcium osteocine bagi penderita penyakit jantung

Saat seseorang menderita penyakit jantung, kondisi ph tubuh pasti dalam keadaan asam yang dapat menyebabkan terjadinya kombinasi beberapa penyakit. Pemicu serangan jantung atau kram otot jantung disebabkan kurangnya calcium dalam tubuh. Dibutuhkan Calcium dengan daya serap tinggi untuk mengatasi kekurangan calcium pada penderita penyakit jantung maupun serangan jantung, kebanyakan calcium yang beredar dipasaran hanya memiliki kemampuan daya serap antara 5 – 20%, yang sisanya justru dapat mengabatkan masalah pada organ lain, misalnya ginjal. Nah Calcium Oteocine bisa menjadi solusi bagi penderita penyakit jantung, karena memiliki kemampuan daya serap 97% sehingga aman. Penemuan teknologi EST (Enzyme Small Technology) yang digunakan dalam proses pembuatan Calcium Osteocine memberikan solusi efektif, untuk memenuhi kebutuhan calcium dengan daya serap tinggi bagi penderita penyakit jantung maupun serangan jantung koroner.

Cara konsumsi : 2 sachet / hari (pagi dan sore), taruh dibawah lidah tanpa minum air, diamkan sampai terserap sendiri.

Fungsi dan manfaat Propolis Super Procetin bagi penderita penyakit jantung

Penemuan teknologi MPES (Multi Pollar Ekstrak Sistem) serta teknologi Enzyme, dalam produksi Propolis Super Procetin, mampu memberikan solusi baru bagi banyak penyakit berbahaya, termasuk penyakit jantung. Kemampuan menyerap kadar Flavanoid dalam propolis hingga 99% serta kandungan Quercitin tinggi hingga 14%, akan bekerja efektif dalam mengikis dan membersihkan plak (penyebab utama serangan jantung) di pembuluh darah halus / kapiler dan bekerja dalam hitungan detik setelah dikonsumsi. Quercetin tinggi berperan sebagai anti oksidan alami yang sangat dibutuhkan oleh penderita penyakit jantung, serta mampu melenturkan pembuluh darah dengan cepat.

Cara konsumsi : 5 tetes / 10 kg berat badan / hari. Misal : berat badan 50 kg berarti 5 x 5 tetes = 25 tetes / hari.

Fungsi dan manfaat Cordyceps Propolis bagi penderita penyakit jantung

Cordyceps propolis dengan kandungan Cordycepin 1% dan Adenosyne 6%, sangat efektif dalam membantu proses penyembuhan penderita penyakit jantung. Membantu mencegah penggumpalan darah serta menurunkan kadar kolesterol dengan sangat signifikan. Cordyceps Propolis dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat (LDL), serta mampu meningkatkan jumlah kolesterol baik (HDL). Mampu memperbaiki kinerja liver, ginjal, paru-paru, serta mensuplai pasokan oksigen kepembuluh darah, sehingga kerja jantung menjadi ringan. Mengaktifkan mitokondria sehingga tumbuh sel-sel baru (regenerasi sel). Mampu memperkuat pembuluh darah jantung, dan secara pelan dan terus menerus menambah volume aliran darah pembulh jantung, serta mampu menyeimbangkan zat kalsium dan phosporisasi.

Demikian informasi dan detail tentang paket jantung, semoga bisa membantu serta menjadi referensi buat anda.

Note : Tingkat keberhasilan akan sangat tergantung pada proses kedisiplinan treatment, pola makan seimbang, olah raga dan gaya hidup sehat.


Jantung Koroner Kerap Muncul Tanpa Gejala Awal

penyakit-jantung-koroner

penyakit jantung koroner

Pernah mengalami nyeri di bagian dada? Atau sesak napas ketika udara dingin? Apalagi bila hal itu terjadi pada Anda, baik pria atau wanita yang berusia lanjut. Waspadalah, bisa jadi itu adalah angin duduk atau penyakit arteri koroner atau yang lebih dikenal dengan sebutan jantung koroner. “Nyeri dada itu biasanya terjadi menjelang subuh.

Tapi juga bisa kapan pun kalau beraktivitas berlebihan,” ujar dr Hermawan, SpJP, ahli penyakit jantung dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Jantung koroner muncul tak kenal jenis kelamin apalagi ras. Siapa pun, di mana pun dapat terserang dan berakhir tragedi. Kematian akibat jantung koroner masih merupakan penyebab kematian yang utama di dunia.

Delapan puluh persennya kematian kematian kardiovaskular (jantung) disebabkan jantung koroner. “Dan 50 persennya terjadi tanpa ada gejala sebelumnya,” timpal dr Elfrina Emran, SpJP spesialis penyakit jantung dari rumah sakit yang sama. Jantung koroner terjadi karena proses aterosklerosis atau pengapuran dinding pembuluh darah. Proses itu berlangsung kronis sehingga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah koroner.

serangan-penyakit-jantung

serangan jantung

Akhirnya, aliran darah ke otot jantung terganggu. Keadaan itulah yang kemudian menimbulkan keluhan nyeri dada atau sesak napas akibat terhentinya aliran darah koroner sama sekali karena gumpalan retaknya atherosclerotic atau plak di pembuluh darah. Yang kemudian menyumbat pembuluh darah koroner hingga jantung tak dapat disuplai darah yang membawa oksigen. Kondisi itu akan mudah terjadi bila tercetus beberapa kondisi.

Menurut Hermawan, di antaranya, bila seseorang mengalami stres, ketika udara dingin, makan terlalu kenyang, atau aktivitas fi sik yang berlebihan. Lalu, bila banyak kasus terjadi tanpa gejala, bagaimana cara mendeteksinya. Maka itu ada yang disebut dua kelompok faktor risiko penyakit jantung koroner. Metode ini berguna untuk mengetahui pengelompokan dan tingkat risiko seseorang. Pertama, faktor risiko yang dapat dimodifi kasi. Kedua, faktor risiko yang tidak dapat dimodifi kasi. Kelompok pertama yang merupakan cenderung karena gaya dan pola hidup, di antaranya kebiasaan merokok, hipertensi, dislipidemia, dan diabetes (lihat boks). Sedangkan pada kelompok kedua karena usia dan jenis kelamin (lihat boks).

Untuk contoh kasus, pada sindroma metabolik dan pradiabetes, misalnya, sudah termasuk sebagai salah satu faktor risiko jantung koroner. Bila hal itu terdeteksi, maka tindakan yang diambil adalah primordial prevention. “Kalau seseorang sudah terdeteksi menderita jantung koroner sejak dini, maka pengobatan naik tingkat, namanya secondary prevention,” ungkap Elfrina. Hal itu bertujuan agar tidak terkena serangan jantung akut (IMA) atau komplikasi lainnya yang berakibat kematian. “Screening” Koroner Untuk mengetahui hal itu, maka diperlukan screening aterosklerosis koroner.

Proses itu mengacu pada Framingham Risk Score (FRS) seperti yang direkomendasi Adult Treatment Program III. FRS dibagi dalam tiga kelompok; Risiko rendah (bila skornya di bawah 10 persen), risiko menengah (skor antara 10-20 persen), dan risiko tinggi (di atas 20 persen. “Pasien dengan risiko rendah cukup dilakukan konseling, misalnya didorong untuk lebih rutin olahraga dan melakukan diet sehat,” tambah Elfrina. Perlu pengobatan, tapi tidak bersifat agresif. Sedangkan untuk risiko menengah, diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya Ischemi Miokard, yang biasanya dilakukan pada penderita diabetes dan seterusnya.

Intinya, setiap kelompok memerlukan pemeriksaan yang berbeda untuk mengetahui secara akurat risiko jantung koroner tersebut. “Dengan menggunakan penilaian risiko berdasarkan metode tersebut, maka dapat diperkirakan risiko jantung koroner dalam 10 tahun mendatang,” tegas Hermawan. “Check Up” Komprehensif Meski telah sudah melakukan berbagai upaya deteksi secara dini dan komprehensif terhadap risiko serangan jantung, kata Hermawan, bukan berarti seseorang dapat terbebas sama sekali dari risiko jantung koroner.

Sebab, upaya menyeluruh tersebut baru dapat maksimal bila dibarengi upaya pencegahan melalui perubahan pola hidup melalui perubahan diet atau pola makan. Termasuk peningkatan aktivitas fisik melalui olahraga teratur, penurunan berat badan, pengendalian kadar kolesterol, tekanan darah, dan menyetop kebiasaan merokok.

Selain itu, untuk mendeteksi risiko jantung koroner juga diperlukan medical check up yang komprehensif. Dalam menindaklanjuti proses screening atherosclerosis koroner itu misalnya, juga diperlukan pemeriksaan penunjang invasif maupun non invasif. Tindakan invasif misalnya berupa tindakan bernama Gold Standard atau Coronerangiografi yang hanya terdapat di rumah sakit tertentu.
nala dipa

Sumber: Koran Jakarta, Tgl . 13 Februari 2003

Linked Post:

 


Penyakit Jantung

penyakit jantungPenyakit jantung adalah penyakit yang berhubungan dengan system cardiovaskuler, yaitu organ jantung beserta pembuluh-pembuluh darahnya, contoh seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, sakit di dada (biasa di sebut “angina”) dan penyakit jantung rematik.

Istilah Serangan jantung dikarenakan pembuluh arteri yang tersumbat, yang menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. Stroke disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak, atau terkadang menyebabkan pendarahan di otak.

Penyakit Jantung memiliki catatan rekor tertinggi penyebab kematian pada orang dewasa di Amerika, setiap tahun tercatat:

  • 1,5 juta orang mengalami serangan jantung.
  • 478000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
  • 407000 orang mengalami operasi peralihan.
  • 300000 orang menjalani angioplasty

Penyakit jantung yang paling banyak diderita orang adalah penyakit jantung koroner. Dalam penyakit jantung koroner, arteri koroner menjadi semakin sempit dan kadang-kadang terblokir. Hal ini menyebabkan darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung. Awalnya, si penderita mungkin masih dapat bernafas dengan normal dan darah yang mengalir ke otot jantung masih cukup. Namun, ketika dia melakukan aktivitas yang lebih berat seperti berolahraga atau sedang marah, arteri koroner yang menyempit tidak dapat mensuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Padahal, pada saat tersebut, jantung memerlukan darah lebih banyak agar tubuh mendapatkan energi dan oksigen yang cukup untuk melakukan aktivitas tersebut. Akibatnya si penderita bisa jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, dan bahkan bisa meninggal.

Penyakit jantung tidak semuanya disebabkan oleh terganggunya fungsi pembuluh darah, berikut ini adalah beberapa gangguan lain pada organ jantung itu sendiri:

  • Abnormal Heart Rhythms
    Normalnya jantung berdetak 60 sampai 100 kali tiap menit (atau sekiar 100 ribu kali setiap harinya). Jantung yang bedetak tidak normal biasanya disebut arryhytmia (sering juga disebut dysrhythmia). Jantung yang berdetak terlalu lambat (dibawah 60 kali per menit) disebut bradyarrhythmias. Sedangkan yang berdetak di atas 100 per menit disebut tachyarrhytmias.
  • Heart Failure
    Atau gagal jantung merupakan yang paling menakutkan. Bukan berarti jantung tidak dapat bekerja sama sekali, hanya saja jantung tidak berdetak sebagaimana mestinya
  • Heart Valve Disease
    Rusaknya katup jantung. Katup jantung terdapat pada setiap bilik jantung (jantung kita memiliki 4 buah bilik) yang berfungsi mengatur aliran darah searah menuju jantung.
  • Congenitas Heart Disease
    Atau biasa disebut kelainan pada jantung. Menyerang 8 sampai 10 anak dari tiap 1000 kelahiran. Gejala awal biasanya terldeteksi saat kelahiran atau pada masa kanak-kanak. Di Amerika sekitar 500 ribu orang mengalami kelainan jantung pada masa pertumbuhannya dan bertambah sektar 20 ribu orangtiap tahunnya.
  • Cardiomyopathies
    Menyerang pada otot jantung itu sendiri. Orang -orang yang terserang penyakit ini biasanya mengalamai pembesaran, pengecilan jantung secara tidak normal dan atau bahkan menjadi kaku. Menyebabkan jantung memompa secara tidak normal (menjadi lebih lemah). Tanpa penanganan yang baik cardiomyopathies akan menyebabakan penyakit yang lebih buruk seperti gagal jantung atau menyebabkan jantung berdetak tidak normal.
  • Pericarditis
    Adalah radang yang mengelilingi lapisan jantung. Jarang terjadi, biasanya disebabkan oleh infeksi.

Gejala Penyakit Jantung

Serangan jantung merupakan puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisa mengabaikannya.

Sejumlah keluhan fisik yang patut diwaspadai sebagai gejala penyakit jantung adalah:

  • nyeri dada
  • berdebar-debar,
  • cepat letih
  • sesak napas
  • ada riwayat sering pingsan
  • sesak bila tidur terlentang
  • beberapa organ tubuh membiru
  • serta perut dan bagian kaki membengkak.
  • Gejala lain yang dialami ketika seseorang terserang penyakit jantung adalah rasa nyeri yang hebat pada bagian dada yang disertai muntah. Rasa tertekan atau seperti ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas, dan terbakar di bagian dada dapat menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung,

Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung.

Penyakit jantung dapat disebabkan oleh banyak factor, dimana gaya hidup merupakan factor utama yang menyebabkan kita rentan terhadap penyakit jantung. Merokok, diabetes, mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi, kurang gerak, malas berolah raga, stress, dan kurang istirahat adalah beberapa faktor pemicu serangan jantung. Namun ada beberapa faktor yang memang tidak dapat diubah, seperti bertambahnya umur atau faktor keturunan.

10 anggapan salah tentang penyakit jantung

  1. Penyakit jantung hanya terjadi pada orang gemuk saja
  2. Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang muda
  3. Wanita terbebas dari penyakit jantung
  4. Penyakit jantung hanya satu macam
  5. Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
  6. Tidak ada hubungan dengan serangan stroke
  7. Penyakit jantung hanya merupakan penyakit keturunan
  8. Penyakit jantung tidak dapat dicegah
  9. Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan
  10. Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi menu jantung pisang

Sumber: Wikipedia, Berbagai Sumber

Linked Posts: