Antibiotika Alami Dan Benteng Pertahanan Kesehatan Tubuh

Posts Tagged ‘kebiasaan merokok’

Jantung Koroner

No Comments

Jantung Koroner Kerap Muncul Tanpa Gejala Awal

Pernah mengalami nyeri di bagian dada? Atau sesak napas ketika udara dingin? Apalagi bila hal itu terjadi pada Anda, baik pria atau wanita yang berusia lanjut. Waspadalah, bisa jadi itu adalah angin duduk atau penyakit arteri koroner atau yang lebih dikenal dengan sebutan jantung koroner. “Nyeri dada itu biasanya terjadi menjelang subuh.

Tapi juga bisa kapan pun kalau beraktivitas berlebihan,” ujar dr Hermawan, SpJP, ahli penyakit jantung dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Jantung koroner muncul tak kenal jenis kelamin apalagi ras. Siapa pun, di mana pun dapat terserang dan berakhir tragedi. Kematian akibat jantung koroner masih merupakan penyebab kematian yang utama di dunia.

Delapan puluh persennya kematian kematian kardiovaskular (jantung) disebabkan jantung koroner. “Dan 50 persennya terjadi tanpa ada gejala sebelumnya,” timpal dr Elfrina Emran, SpJP spesialis penyakit jantung dari rumah sakit yang sama. Jantung koroner terjadi karena proses aterosklerosis atau pengapuran dinding pembuluh darah. Proses itu berlangsung kronis sehingga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah koroner.

Akhirnya, aliran darah ke otot jantung terganggu. Keadaan itulah yang kemudian menimbulkan keluhan nyeri dada atau sesak napas akibat terhentinya aliran darah koroner sama sekali karena gumpalan retaknya atherosclerotic atau plak di pembuluh darah. Yang kemudian menyumbat pembuluh darah koroner hingga jantung tak dapat disuplai darah yang membawa oksigen. Kondisi itu akan mudah terjadi bila tercetus beberapa kondisi.

Menurut Hermawan, di antaranya, bila seseorang mengalami stres, ketika udara dingin, makan terlalu kenyang, atau aktivitas fi sik yang berlebihan. Lalu, bila banyak kasus terjadi tanpa gejala, bagaimana cara mendeteksinya. Maka itu ada yang disebut dua kelompok faktor risiko penyakit jantung koroner. Metode ini berguna untuk mengetahui pengelompokan dan tingkat risiko seseorang. Pertama, faktor risiko yang dapat dimodifi kasi. Kedua, faktor risiko yang tidak dapat dimodifi kasi. Kelompok pertama yang merupakan cenderung karena gaya dan pola hidup, di antaranya kebiasaan merokok, hipertensi, dislipidemia, dan diabetes (lihat boks). Sedangkan pada kelompok kedua karena usia dan jenis kelamin (lihat boks).

Untuk contoh kasus, pada sindroma metabolik dan pradiabetes, misalnya, sudah termasuk sebagai salah satu faktor risiko jantung koroner. Bila hal itu terdeteksi, maka tindakan yang diambil adalah primordial prevention. “Kalau seseorang sudah terdeteksi menderita jantung koroner sejak dini, maka pengobatan naik tingkat, namanya secondary prevention,” ungkap Elfrina. Hal itu bertujuan agar tidak terkena serangan jantung akut (IMA) atau komplikasi lainnya yang berakibat kematian. “Screening” Koroner Untuk mengetahui hal itu, maka diperlukan screening aterosklerosis koroner.

Proses itu mengacu pada Framingham Risk Score (FRS) seperti yang direkomendasi Adult Treatment Program III. FRS dibagi dalam tiga kelompok; Risiko rendah (bila skornya di bawah 10 persen), risiko menengah (skor antara 10-20 persen), dan risiko tinggi (di atas 20 persen. “Pasien dengan risiko rendah cukup dilakukan konseling, misalnya didorong untuk lebih rutin olahraga dan melakukan diet sehat,” tambah Elfrina. Perlu pengobatan, tapi tidak bersifat agresif. Sedangkan untuk risiko menengah, diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya Ischemi Miokard, yang biasanya dilakukan pada penderita diabetes dan seterusnya.

Intinya, setiap kelompok memerlukan pemeriksaan yang berbeda untuk mengetahui secara akurat risiko jantung koroner tersebut. “Dengan menggunakan penilaian risiko berdasarkan metode tersebut, maka dapat diperkirakan risiko jantung koroner dalam 10 tahun mendatang,” tegas Hermawan. “Check Up” Komprehensif Meski telah sudah melakukan berbagai upaya deteksi secara dini dan komprehensif terhadap risiko serangan jantung, kata Hermawan, bukan berarti seseorang dapat terbebas sama sekali dari risiko jantung koroner.

Sebab, upaya menyeluruh tersebut baru dapat maksimal bila dibarengi upaya pencegahan melalui perubahan pola hidup melalui perubahan diet atau pola makan. Termasuk peningkatan aktivitas fisik melalui olahraga teratur, penurunan berat badan, pengendalian kadar kolesterol, tekanan darah, dan menyetop kebiasaan merokok.

Selain itu, untuk mendeteksi risiko jantung koroner juga diperlukan medical check up yang komprehensif. Dalam menindaklanjuti proses screening atherosclerosis koroner itu misalnya, juga diperlukan pemeriksaan penunjang invasif maupun non invasif. Tindakan invasif misalnya berupa tindakan bernama Gold Standard atau Coronerangiografi yang hanya terdapat di rumah sakit tertentu.
nala dipa

Sumber: Koran Jakarta, Tgl . 13 Februari 2003

Linked Post:
Penyakit Jantung | Lemah Jantung | Serangan Jantung | Bahaya Merokok
=====================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Bahaya Merokok

No Comments

Bahaya Merokok — Jauhi Merokok !

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa merokok selain menyebabkan kecanduan juga menyebabkan banyak gangguan kesehatan, seperti kanker, impotensi, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kehamilan dan janin, dan masih banyak lagi.

Bila melihat sejarahnya, merokok untuk pertama kalinya dilakukan oleh suku bangsa Indian di Amerika. Merokok oleh bangsa Indian dilakukan untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Selanjutnya pada abad ke 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kebiasaan merokok kemudian mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tetapi, berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan. Sampai akhirnya pada abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Racun pada Rokok

Dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000 macam zat kimia. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.

Dari sekitar 4000 macam zat kimia yang ada dalam rokok , setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan manusia. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

  • Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
  • Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
  • Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

Efek Racun

Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):

Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko untuk menderita kanker paru-paru.

Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.

Ajakan

Kenapa kita harus berhenti merokok ? Karena …..

Merokok jelas-jelas menyebabkan banyak gangguan kesehatan, tidak hanya bagi perokok itu sendiri tapi juga orang-orang disekitarnya, seperti yang sudah banyak dibuktikan oleh para peneliti. Banyak fakta juga menunjukan bahwa merokok membebani ekonomi keluarga untuk tujuan yang tidak produktif.

Jadi … kalau anda sayang pada diri anda sendiri, sayang pada keluarga, peduli dengan orang-orang sekitar anda, dan juga lingkungan anda ….. Berhentilah Merokok !

Lebih baik uang anda di belanjakan untuk hal-hal yang membuat anda lebih sehat … baik jasmani maupun rohani. Anda bisa berbuat lebih baik dengan tidak merokok.

Linked Posts:
Dampak Asap Rokok Pada Paru-paru | Lebih Sehat Tanpa Merokok |  7 Gejala Perokok |  Asap Rokok Sebabkan Kerusakan Dini Paru-paru | Kebiasaan Buruk Setelah Makan | Kebiasaan Yang Meperburuk Kesehatan | Penyakit Jantung | Serangan Jantung | Penyakit Kanker | Kanker Paru-paru |
======================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |