Antibiotika Alami Dan Benteng Pertahanan Kesehatan Tubuh

Posts Tagged ‘penderita diabetes’

Diabetes Retina

No Comments

Gula Pembuta Mata

Meski berbahaya, diabetes retina bisa diantisipasi

Kombinasi  antara kadar gula yang tinggi, tekanan darah, dan kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah di mata. Retina akan terancam. Semula hanya kabur, kemudian pandangan bisa hilang sama sekali alias buta.

Apakah anda penderita diabetes? Dan penglihatan anda mulai kabur ketika membaca atau mengendarai  kendaraan ? Atau malah mata anda lebih tajam ketika malam hari di bandingkan siang hari dan sebaliknya? Cobalah cek gula darah. Apakah cukup normal?

Bagi penderita diabetes, kadar gula darah tiga bulanan (Glycated Hemoglobin/ HbA1c) idealnya tidak lebih dari 6,5 persen. Bila lebih dari itu dan penglihatan Anda mulai kabur, waspadalah bisa jadi mengalami komplikasi pembuluh darah pada retina (diabetes pada retina/ diabetic retinopathy).

Mengapa hal itu bisa terjadi? Retina seperti beberapa organ lainnya, memiliki pembuluh darah kecil (mikrovaskular) yang sangat sensitive. Khususnya terhadap perubahan kadar gula dalam darah.  Bila perubahan kadar gula terjadi mendadak atau kronis dapat menyebabkan otot pembuluh darah rusak. Akibatnya pembuluh darah menjadi tebal dan bisa terjadi pendarahan.

Selain kadar gula, hal itu bisa diperparah akumulasi lemak dan tekanan darah yang tidak stabil. Akibat dari komplikasi itu, maka akan mengancam didnding pembuluh darah pada retina tadi. Gejalanya, selain seperti yang diungkapkan sebelumnya, bisa berupa terdapat bintik-bintik pada penglihatan, garis-garis gelap atau merah yang menghalangi penglihatan, bahkan buta sekalipun.

Namun diabetes retina tidak terjadi begitu saja. Kata Dr Anton Cahaya Widjaja MD, konsultan diabetes dari Klinik Mata dan Diabetes Nusantara, Jakarta. Hal itu butuh proses dan tergantung pada beberapa kondisi penderita diabetes, misalnya tekanan darah, kolesterol, dan intensitas terpapar radiasi cahaya. “Jadi  tidak ada parameter berapa tahun prosesnya, tapi sudah bisa dilakukan tindakan ketika gejala diabetes retina itu terjadi,” ujar dia.

Namun potensi itu bisa lebih besar bagi penderita diabetes anak (dibawah usia 20 tahun), Pasalnya dikelompok ini (tipe 1), ketergantungan terhadap suntikan insulinsangat tinggi karena fungsi insulinnya tidak berjalan sempurna, Artinya dengan kondisi tersebut, fluktuasi gula darah pada penderita di golongan ini sangat tinggi dan risiko menderita diabetes retina juga tinggi.

Pemeriksaan mata

Maka itu deteksi dini potensi diabetes retina sangat diperlukan. Khususnya bagi mereka penderita diabetes.  Melalui screening retina dengan melakukan pemeriksaan funduskopi (melebarkan pupil) dapat dilakukan secara berkala bagi penderita di golongan tadi.

Tidak semua penderita diabetes yang didiagnosis mengalami komplikasi retina. Sebab, hal itu sangat bergantung pada factor-faktor seperti usia, durasi diabetes, fluktuasi kadar gula darah, risiko tekanan darah tinggi, kolesterol, stress, kebiasaan merokok, bahkan obesitas.

Ketika sceening mata itu, dapat dilakukan dengan cara yang disebut fluorescein angiography. Proses ini dengan cara meperbesar pupil lalu difoto bagian dalam mata. Kemudian, cairan khusus berwarna disuntikan melalui urat nadi di lengan.

Foto-foto akan diambil sejalan dengan cairan warna yangt mengalir dan mulai beredar ke mata. Hasil fotonya akan mendeteksi , apakah matanya ada pembuluh darah yang tertutup, rusak atau malah bocor.

Selain itu, biasanya Anda juga akan menjalani tes optical coherence tomography (OCT). Tes ini berguna untuk mendeteksi tingkat ketebalan retina dan memastikan apakah terjadi atau tidak kebocoran pembuluh darah pada retina.

“Sebaiknya screening mata bagi penderita diabetes minimal dilakukan setahun sekali. Hal itu untuk mencegah komplikasi yang lebih parah,” tambah fellowship diabetes dari Harvad Medical Scool Boston, AS pada 2005 ini.

Suntik atau Laser

Kalaupun upaya itu terlambat mau tidak mau fase selanjutnya adalah pencegahan yang lebih maksimal. Misalnya dengan memberikan suntikan VEGF. Suntikan ini berguna untuk menghambat perluasan kerusakan pada pembuluh darah di retinadan biasanya berlangsung sementara.  Atau bisa juga dengan cara laser fotokoagulasi untuk menghentikan perluasan perdarahan. Sehingga perdarahan dapat diperkecil atau bahkan dihentikan sementara.

Sumber: Koran Jakarta, Tgl. 16 Januari 2011

Linked Posts:
Diabetes Mellitus | Penyakit Katarak Mata | Penyakit Glaukoma | Hipertensi
==========================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Diabetes Mellitus

No Comments

Diabetes Mellitus (DM) Atau Kencing Manis

Diabetes Mellitus (DM) atau kencing manis adalah penyakit akibat terganggunya proses metabolisme gula darah di dalam tubuh, sehingga kadar gula dalam darah menjadi tinggi. Kadar gula dalam darah penderita diabetes saat puasa adalah lebih dari 126 mg/dl dan saat tidak puasa atau normal lebih dari 200 mg/dl. Sedangkan pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl.

Secara normal karbohidrat dalam makanan yang kita makan akan diubah menjadi glukosa yang selanjutnya akan didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk dijadikan energi dengan bantuan insulin. Namun pada orang yang menderita kencing manis atau diabetes mellitus, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena insulin dalam tubuh kurang atau tidak ada. Sehingga mengakibatkan kandungan glukosa dalam darah meningkat, dan pada gilirannya dapat menyebabkan akibat yang merugikan. Orang yang menderita Diabetes Mellitus kadar gula dalam darah menjadi sangat tinggi setelah makan dan anjlok bila sedang puasa.

Ada dua tipe diabetes mellitus:

  • DM tipe 1 adalah di mana tubuh kekurangan hormon insulin atau istilahnya Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM), dan
  • DM tipe 2 di mana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya atau istilahnya Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM).

Gejala Diabetes Mellitus

Penyakit kencing manis atau diabetes mellitus memiliki gejala awal yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah hingga diatas 160-180 mg/dL. Kadar gula dalam darah yang tinggi akan membuat ginjal membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang akibat banyaknya glukosa yang dikeluarkan melalui air kemih.

Akibatnya, penderita diabetes mellitus sering buang air kecil / kencing (poliuri) dan penderita diabetes juga mudah merasa haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).

Banyaknya glukosa yang ke luar juga menyebabkan penderita penyakit diabetes mellitus seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan tubuh selama melakukan olah raga. Penderita diabetes mellitus yang gula darahnya kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.

Faktor-faktor Penyebab

Penyakit Diabetes Mellitus belum diketahui dengan pasti penyebabnya, namun kegemukan atau overweight diduga merupakan salah satu faktor pencetusnya. Penyakit Diabetes yang timbul akibat kegemukan ini biasanya terjadi pada usia lanjut alias umur diatas 40 tahun

Diabetes mellitus dapat disebabkan adanya riwayat keturunan, namun Diabetes bukan 100% penyakit turunan. Penyakit Diabetes dapat dipicu karenan gaya hidup yang buruk. Setiap orang dapat terkena penyakit Diabetes Mellitus, baik tua maupun muda. Waspada bagi anda yang memiliki orang tua yang merupakan pengidap diabetes, karena anda akan juga memiliki bakat gula darah jika tidak menjalankan gaya hidup yang baik / sehat

Penyakit Diabetes Mellitus Bisa Mematikan

Penderita Penyakit kencing manis atau diabetes mellitus sangat rentan terkena berbagi komplikasi penyakit tubuh lainnya. Hal ini disebabkan kadar gula dalam darah penderita diabetes yang terus meningkat bisa mengakibatkan rapuhnya pembuluh darah dan rusaknya pembuluh darah, saraf dan struktur internal lainnya.

Komplikasi kronis Diabetes mellitus meyebabkan penderita mudah terserang penyakit lainnya:

Linked Posts:
Kurang Tidur Bisa Picu Diabetes |  Propolis Gagalkan Amputasi Penderita Diabetes | Mengobati Diabetes Dan Gagal Ginjal | Diabetes dan Komplikasi | Diabetetes atau Kencing Manis | Penderita Diabetes | Mengobati Diabetes dan Asam Urat

=============================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |