Mengobati Hepatitis

Nama: Zhagita Devie Ariyanti (pelajar/15 th)
Alamat: Jl. Ketintang Baru IV/6 Surabaya

Awalnya, bulan Maret 2008 yang lalu, anak saya (Zhagita D.A) merasa mual dan muntah-muntah, matanya berwarna kuning, dan air kencingnya berwarna coklat tua seperti air teh yang kental. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dan dari hasil tes Laboratorium (28/3/2008) SGOT/AST menunjukan hasil 767,1 U/L, SGPT/ALT menunjukan hasil 658,4 U/L dan dinyatakan positif kena Penyakit Hepatitis A, dan harus istirahat total. Malam harinya bersamaan dengan obat dari Dokter saya berikan Propolis 7 tetes dan pada pagi harinya 7 tetes kepada anak saya secara rutin setiap hari, selang 9 hari kemudian (07/04/2008) saya periksakan kembali anak saya ke dokter dengan membawa hasil Lab. Alhamdulillah anak saya dinyatakan sembuh dengan hasil SGOT/AST 88,2 dan SGPT 77,2. Terima kasih MNI, Propolis memang dahsyat…

————————————————————————————————-

AGUS, 26 Th, Ds Cinyawang Rt.03/02 Kec. Patimuan, Cilacap – Mengobati Hepatitis
gangguan-liverMenderita Gangguan HATI (Liver) dan Maag yang cukup Kronis, berobat sudah berulang kali, bahkan sering di Opname di RS jika kambuhnya menghawatirkan. Kemudian beralih ke pengobatan yang sifatnya lebih alami yaitu dengan PROPOLIS. Setelah menghabiskan 2 Paket PROPOLIS livernya membaik, dan pada Paket PROPOLIS ketiga Maagnya sudah tidak kambuh lagi, Mas Agus telah bisa bekerja dan sehat tanpa keluhan.

———————————————————————————————

Nasireja, 60th, Dsn Cibadak, Paledah, Padaherang, Ciamis – Mengobati Hepatitis.

Menderita Gejala Kenker Hati, Kondisi lemah, berobat ke doktrer dirujuk untuk dioperasi, namun karena keadaan keluarga tidak memungkinkan akhirnya pengobatan alternatif. karena kondisi yang sudah pasrah di Vonis kanker maka justru mengkonsumsi dengan dosis super, 1 Jam sekali, @7 tetes, sampai menghabiskan beberapa Paket. Karena merasa banyak perbaikan, akhirnya kontrol kembali ke dokter, setelah diperiksa, seperti sebuah keajaiban, menurut keterangan Dokter penyakitnya 80% sembuh. Sungguh pengalaman yang spektakuler bagi keluarga pak Nasireja.

Linked Posts:

 


Hepatitis A (HAV)

penyakit-hepatitis-aHepatitis A (sebelumnya dikenal sebagai infeksi hepatitis) merupakan suatu penyakit menular yang bersifat akut yang menyerang organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Penyakit hepatitis A paling sering ditularkan melalui kotoran (tinja/feces) ke mulut melalui makanan atau air minum . Setiap tahun, sekitar 10 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus hepatitis A (HAV). Waktu antara infeksi dan munculnya gejala, (masa inkubasi), adalah antara dua sampai enam minggu dengan rata-ratanya adalah 28 hari.

Di negara-negara berkembang, dan di daerah dengan standar kebersihan yang masih buruk, angka kejadian infeksi virus HAV ini cukup tinggi dan biasanya menyerang pada anak usia dini. HAV juga telah ditemukan dalam sampel yang diambil untuk mempelajari kualitas air laut. Infeksi penyakit Hepatitis A tidak menunjukan tanda-tanda dan gejala klinis pada lebih dari 90% kasus anak yang terinfeksi. Pada kebanyakan kasus Infeksi Hepatitis A juga bisa memberikan kekebalan seumur hidup pada penderitanya.

Hepatitis A tidak mempunyai tahap kronis,  tidak bersifat progresif, dan tidak menyebabkan kerusakan organ hati yang permanen. Infeksi selanjutnya, sistem kekebalan tubuh membuat antibodi terhadap HAV yang memberi kekebalan terhadap infeksi yang akan datang. Penyakit ini sudah terbukti secara efektif dapat dicegah dengan vaksinasi dan vaksin hepatitis A dalam mengendalikan wabah di seluruh dunia.

Gejala Infeksi Penyakit Hepatitis A

Gejala awal infeksi hepatitis A sering menyerupai gejala influenza, tetapi beberapa penderita, terutama anak-anak, tidak menunjukkan gejala sama sekali. Gejala biasanya muncul 2 sampai 6 minggu, (periode inkubasi), sejak mulai terinfeksi. Gejala dapat kembali selama 6-9 bulan berikutnya, meliputi:

  • Kelelahan
  • Demam
  • Nyeri perut
  • Mual
  • Diare
  • Kehilangan nafsu makan
  • Depresi
  • Penyakit kuning (kulit dan putih mata menguning/kekuningan)
  • nyeri yang terasa menusuk di daerah kanan atas perut
  • Kehilangan Berat badan
  • Gatal-gatal

Pencegahan Penyakit Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A dapat dicegah dengan menerapkan cara hidup sehat dengan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan (higinitas dan sanitasi), serta pencegahan melalui pemberian vaksinasi dan vaksin Hepatitis A.

Linked Posts: