Antibiotika Alami Dan Benteng Pertahanan Kesehatan Tubuh

Posts Tagged ‘penyakit jantung’

Kanker Paru-paru Dan Risiko Stroke

No Comments

Kanker Paru-Paru Terkait Dengan Risiko Stroke

Oleh : Fidelia Depar

Study baru di Taiwan menunjukkan bahwa, orang yang baru didiagnosis dengan kanker paru-paru berada pada risiko lebih tinggi mengalami stroke.

Kondisi ini didasarkan pada hasil survei terhadap 150.000 orang dewasa, dimana setiap 1000 kasus kanker paru-paru, 26 diantaranya akan mengalami stroke setiap tahunnya. Sedangkan setiap 1000 kasus yang tidak mengidap kanker paru-paru hanya 17 orang yang mengalami stroke.

“Ini sebenarnya merupakan tanda risiko jangka panjang dari kebiasaan merokok,” kata Dr Andrew Russman, spesialis stroke di Henry Ford Hospital di Detroit.

Peneliti mencatat, beberapa bukti menunjukkan bahwa, Perdarahan yang berlebihan dan pembekuan darah dapat menyebabkan kanker, termasuk efek samping kemoterapi. Ini semua menjelaskan hubungan yang nyata antara kanker paru-paru dan stroke

“Jenis yang paling umum dari kanker paru-paru, adenokarsinoma, meningkatkan kecenderungan tubuh untuk membentuk pembekuan darah,” kata Russman kepada Reuters Health.

Lebih dari 52.000 orang dengan kanker paru-paru dan lebih dari 104.000 orang tanpa kanker paru, dipilih dari database asuransi kesehatan nasional. Sebagian besar populasi penelitian adalah petani, nelayan dan vendor, yang cenderung memiliki tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit jantung.

“Ada tingkat yang lebih tinggi dari tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit paru pada pasien dengan kanker paru-paru. Saya pikir ini mencerminkan beban berat merokok yang merupakan faktor risiko yang cukup besar,” kata Russman.

Menurut American Lung Association, merokok secara langsung bertanggung jawab terhadap 90 persen dari kematian akibat kanker paru-paru. Sedangkan Stroke menyumbang satu dari delapan belas kematian di Amerika Serikat pada 2007, berdasarkan laporan American Heart Association.

“Di AS, perokok memiliki dua kali risiko mengalami stroke, terlepas dari kanker paru-paru,” ujar Russman.
(Reuters)

Sumber: Ghiboo.com, Kamis, 22/09/2011

Linked Posts:
Kanker Paru-paru | Asap Tembakau Sebabkan Kerusakan Dini Paru-paru | Kanker — Penyakit Kanker | Kanker Serviks | Kanker Darah | Tumor | Tuberkulosis (TBC) | Mengobati Flek Paru-paru | Mengobati Kanker Otak | Mengobati Kanker Payudara | Kanker Bisa Membuat Keluarga Bangkrut
=================================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |

Mengobati Gangguan Jantung

No Comments

Mengobati Gangguan Jantung

Maryono, Bengkel Kendaraan Bermotor, di komplek Pasar Mingguan, Kdreja, Cilacap.
Menderita Gangguan Jantung dan Maag Kronis, Kondisi lemah dan tidak bisa bekerja normal, pengobatan yang dilakukan hampir membuat keluarga putus asa, karena telah menghabiskan dana setara dengan 100 ubin sawah, namun belum ada tanda kesembuhan.  Setelah Mengenal PROPOLIS, baru menghabiskan 1 Paket PROPOLIS, Pak Yono merasa banyak perbaikan, dan FOKUS mengkonsumsi PROPOLIS saja. Setelah menghabiskan 3 Paket PROPOLIS keluhan Hilang, sehat  dan bisa bekerja Kembali.

Bpk. Santo  (ID: INDJJ0218X)
Alamat : Taman Harapan Baru – Bekasi.

Ibu Santo (istri Bpk Santo) mepunyai masalah kesehatan (gangguan jantung) sudah sekitar setahun  dan tidak kuat berjalan jauh. Bila berjalan jauh tidak sampai 100 m saja muka menjadi biru-biru dan perlu bantuan oksigen untuk menormalkan dan memulihkan kondisi nafas dan jantung.  Dokter sudah menyarankan untuk melakukan operasi  jantung.  2 minggu setelah konsumsi melia propolis (8 tetes 4 jam sekali) yang bersangkutan sudah bisa menikmati jalan-jalan ke mall lagi.

Linked Posts:
Jantung Bocor Saya Sembuh | Penyakit Jantung | Lemah Jantung | Jantung Koroner | Serangan Jantung | Hipertensi
=======================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |

Jantung Koroner

No Comments

Jantung Koroner Kerap Muncul Tanpa Gejala Awal

Pernah mengalami nyeri di bagian dada? Atau sesak napas ketika udara dingin? Apalagi bila hal itu terjadi pada Anda, baik pria atau wanita yang berusia lanjut. Waspadalah, bisa jadi itu adalah angin duduk atau penyakit arteri koroner atau yang lebih dikenal dengan sebutan jantung koroner. “Nyeri dada itu biasanya terjadi menjelang subuh.

Tapi juga bisa kapan pun kalau beraktivitas berlebihan,” ujar dr Hermawan, SpJP, ahli penyakit jantung dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Jantung koroner muncul tak kenal jenis kelamin apalagi ras. Siapa pun, di mana pun dapat terserang dan berakhir tragedi. Kematian akibat jantung koroner masih merupakan penyebab kematian yang utama di dunia.

Delapan puluh persennya kematian kematian kardiovaskular (jantung) disebabkan jantung koroner. “Dan 50 persennya terjadi tanpa ada gejala sebelumnya,” timpal dr Elfrina Emran, SpJP spesialis penyakit jantung dari rumah sakit yang sama. Jantung koroner terjadi karena proses aterosklerosis atau pengapuran dinding pembuluh darah. Proses itu berlangsung kronis sehingga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah koroner.

Akhirnya, aliran darah ke otot jantung terganggu. Keadaan itulah yang kemudian menimbulkan keluhan nyeri dada atau sesak napas akibat terhentinya aliran darah koroner sama sekali karena gumpalan retaknya atherosclerotic atau plak di pembuluh darah. Yang kemudian menyumbat pembuluh darah koroner hingga jantung tak dapat disuplai darah yang membawa oksigen. Kondisi itu akan mudah terjadi bila tercetus beberapa kondisi.

Menurut Hermawan, di antaranya, bila seseorang mengalami stres, ketika udara dingin, makan terlalu kenyang, atau aktivitas fi sik yang berlebihan. Lalu, bila banyak kasus terjadi tanpa gejala, bagaimana cara mendeteksinya. Maka itu ada yang disebut dua kelompok faktor risiko penyakit jantung koroner. Metode ini berguna untuk mengetahui pengelompokan dan tingkat risiko seseorang. Pertama, faktor risiko yang dapat dimodifi kasi. Kedua, faktor risiko yang tidak dapat dimodifi kasi. Kelompok pertama yang merupakan cenderung karena gaya dan pola hidup, di antaranya kebiasaan merokok, hipertensi, dislipidemia, dan diabetes (lihat boks). Sedangkan pada kelompok kedua karena usia dan jenis kelamin (lihat boks).

Untuk contoh kasus, pada sindroma metabolik dan pradiabetes, misalnya, sudah termasuk sebagai salah satu faktor risiko jantung koroner. Bila hal itu terdeteksi, maka tindakan yang diambil adalah primordial prevention. “Kalau seseorang sudah terdeteksi menderita jantung koroner sejak dini, maka pengobatan naik tingkat, namanya secondary prevention,” ungkap Elfrina. Hal itu bertujuan agar tidak terkena serangan jantung akut (IMA) atau komplikasi lainnya yang berakibat kematian. “Screening” Koroner Untuk mengetahui hal itu, maka diperlukan screening aterosklerosis koroner.

Proses itu mengacu pada Framingham Risk Score (FRS) seperti yang direkomendasi Adult Treatment Program III. FRS dibagi dalam tiga kelompok; Risiko rendah (bila skornya di bawah 10 persen), risiko menengah (skor antara 10-20 persen), dan risiko tinggi (di atas 20 persen. “Pasien dengan risiko rendah cukup dilakukan konseling, misalnya didorong untuk lebih rutin olahraga dan melakukan diet sehat,” tambah Elfrina. Perlu pengobatan, tapi tidak bersifat agresif. Sedangkan untuk risiko menengah, diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya Ischemi Miokard, yang biasanya dilakukan pada penderita diabetes dan seterusnya.

Intinya, setiap kelompok memerlukan pemeriksaan yang berbeda untuk mengetahui secara akurat risiko jantung koroner tersebut. “Dengan menggunakan penilaian risiko berdasarkan metode tersebut, maka dapat diperkirakan risiko jantung koroner dalam 10 tahun mendatang,” tegas Hermawan. “Check Up” Komprehensif Meski telah sudah melakukan berbagai upaya deteksi secara dini dan komprehensif terhadap risiko serangan jantung, kata Hermawan, bukan berarti seseorang dapat terbebas sama sekali dari risiko jantung koroner.

Sebab, upaya menyeluruh tersebut baru dapat maksimal bila dibarengi upaya pencegahan melalui perubahan pola hidup melalui perubahan diet atau pola makan. Termasuk peningkatan aktivitas fisik melalui olahraga teratur, penurunan berat badan, pengendalian kadar kolesterol, tekanan darah, dan menyetop kebiasaan merokok.

Selain itu, untuk mendeteksi risiko jantung koroner juga diperlukan medical check up yang komprehensif. Dalam menindaklanjuti proses screening atherosclerosis koroner itu misalnya, juga diperlukan pemeriksaan penunjang invasif maupun non invasif. Tindakan invasif misalnya berupa tindakan bernama Gold Standard atau Coronerangiografi yang hanya terdapat di rumah sakit tertentu.
nala dipa

Sumber: Koran Jakarta, Tgl . 13 Februari 2003

Linked Post:
Penyakit Jantung | Lemah Jantung | Serangan Jantung | Bahaya Merokok
=====================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes

Sakit Gigi bisa Menjadi Penyebab Berbagai Penyakit

No Comments

Sakit Gigi bisa Menjadi Penyebab Berbagai Penyakit

Sakit gigi mungkin sudah dianggap biasa oleh sebagian besar masyarakat. Namun masyarakat masih belum banyak yang menyadari bahwa sakit gigi bisa menjadi penyebab penyakit yang lain yang tidak ringan, seperti penyakit jantung, stroke dan lainnya.

Gigi merupakan salah satu organ tubuh yang penting bagi pencernaan makanan tahap awal dan berperan dalam komunikasi. fungsi lainnya yang tak kalah penting adalah dari segi estetika wajah. Namun sayangnya perawatan kesehatan gigi sering kali dianggap sepele. Padahal kesehatan gigi dan rongga mulut berdampak pada kesehatan tubuh.

Munculnya sakit gigi bisa disebabkan beraneka ragam seperti pola makan hingga disebabkan kurangnya perawatan gigi maupun mulut. Khusus hubungan penyakit jantung dengan bakteri dalam mulut, sejumlah peneliti mengungkap fakta yang mengejutkan. Berdasarkan penelitian ternyata dari sejumlah kasus penyakit jantung, sebanyak 54% pasien memiliki riwayat penyakit periodontal (gusi).

Penyebaran penyakit dari gigi ke organ tubuh lain dapat dijelaskan lewat teori fokal infeksi (FI). Fokal Infeksi adalah infeksi kronis di suatu tempat dan memicu penyakit ditempat lain.

Berbagai racun, sisa sisa kotoran, maupun mikroba penginfeksi pada gigi dan mulut ternyata bisa menyebar ke tempat lain, di bagian tubuh lain seperti ginjal, jantung, mata bahkan penyakit kulit sekalipun.

Infeksi di akar gigi maupun dijaringan penyangga gigi melibatkan lebih daro 350 macam bakteri dan mikroorganisma. Karena letak infeksinya sangat dekat dengan pembuluh darah, produk bakteri berupa toksin dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Bakteri dari mulut (oral bacteria) ketika masuk ke dalam pembuluh darah akan menempel pada timbunan lemak di pembuluh arteri jantung dan akan menimbulkan bekuan yang menyebabkan timbulnya penyakit jantung koroner, peradangan otot serta katup jantung (endokarditis). Semua itu, menghambat aliran darah serta penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung, sehingga jantung tak berfungsi semestinya.

Gejala awal dapat berupa nyeri dada, seperti rasa terbakar, tertekan, dan beban berat di dada kiri sampai ke lengan kiri, leher, dagu dan bahu. Nyeri dada juga terasa dibagian tengah dada yang didikuti rasa mual, muntah, pusing, keringat dingin, tungkai serta lengan menjadi dingin, dan nafas terasa sesak.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita penyakit gigi mempunyai risiko 2 kali lebih tinggi terkena jantung koroner dibandingkan yang tidak. Dan orang yang telah didiagnosa stroke umumnya lebih besar kemungkinan memiliki infeksi di mulutnya.

Sumber: dari berbagai sumber

Linked Posts:
Penyakit Jantung Serangan Jantung | Lemah Jantung Stroke | Propolis Mengobati Penyakit Jantung
==========================================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya
AGEN PROPOLIS
Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes |

Hipertensi — Mengenali Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

No Comments

Hipertensi — Mengenali Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis. Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor resiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.

Tekanan darah merujuk kepada tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri darah ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya diukur seperti berikut – 120 /80 mmHg. Nomor atas (120) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung, dan disebut tekanan sistole. Nomor bawah (80) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastole. Saat yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah saat Anda istirahat dan dalam keadaan duduk atau berbaring.

Bila tekanan darah diketahui lebih tinggi dari biasanya secara berkelanjutan, orang itu dikatakan mengalami masalah tekanan darah tinggi (hipertensi). Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) mesti sekurang-kurangnya mempunyai tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat.

Pada hipertensi sistole terisolasi, tekanan sistole mencapai 140 mmHg atau lebih, tetapi tekanan diastole kurang dari 90 mmHg dan tekanan diastole masih dalam kisaran normal. Hipertensi ini sering ditemukan pada usia lanjut.

Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistole terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastole terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.

Hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah, yang bila tidak diobati, akan menimbulkan kematian dalam waktu 3-6 bulan. Hipertensi ini jarang terjadi, hanya 1 dari setiap 200 penderita hipertensi.

Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, di mana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam 1 hari juga berbeda; paling tinggi pada waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.

Sebab-sebab Tekanan Darah Meningkat

Meningkatnya tekanan darah di dalam arteri bisa terjadi melalui beberapa cara:

Pertama, Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya.

Kedua, Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut. Karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan. Inilah yang terjadi pada usia lanjut, di mana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis.

Ketiga, bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. Volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat.

Sebaliknya, jika aktivitas memompa jantung berkurang, arteri mengalami pelebaran, banyak cairan keluar dari sirkulasi, tekanan darah akan menurun.

Faktor-faktor Penyebab Hipertensi

Hipertensi terjadi karena banyak faktor yang mempengaruhi, dapat berlangsung cepat maupun perlahan-lahan. Hipertensi esensial kemungkinan memiliki banyak penyebab; beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah kemungkinan bersama-sama menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Jika penyebabnya diketahui, disebut hipertensi sekunder.

Beberapa penyebab hipertensi diantaranya adalah :

1. Usia yang semakin tua
2. Stres dan tekanan mental
3. Makan berlebihan
4. Merokok
5. Terlalu banyak minum alcohol
6. Kelainan pada ginjal
7. Lain-lain

Pada sekitar 5%-10% penderita hipertensi, penyebabnya adalah penyakit ginjal. Pada sekitar 1-2%, penyebabnya adalah kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (misalnya pil KB)

Bertambahnya usia juga menyebabkan elastisitas arteri berkurang. Arteri tidak dapat lentur dan cenderung kaku, sehingga volume darah yang mengalir sedikit dan kurang lancar. Hal ini dapat memacu peningkatan tekanan darah

Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak aktif (malas berolahraga), stress, alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan.

Stress cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, jika stres telah berlalu, maka tekanan darah biasanya akan kembali normal. Beberapa penyebab terjadinya hipertensi sekunder adalah penyakit ginjal, kelainan hormonal, dan obat-obatan.

Gejala-gejala Hipertensi

Pada sebagian besar penderita hipertensi tidak menimbulkan gejala; meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak).

Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal.

Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala seperti sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, sesak napas, gelisah, pandangan menjadi kabur, yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung, dan ginjal.

Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif, yang memerlukan penanganan segera.

Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi

Perubahan gaya hidup bisa membantu mengendalikan tekanan darah tinggi (karena darah tinggi tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikendalikan agar tidak meningkat, dengan gaya hidup sehat, dan kalau tidak bisa turun, harus dengan obat obatan).

Sumber: dari berbagai sumber.

Linked Posts : Stroke | Penyakit Ginjal | Penyakit Jantung | Mengobati Hipertensi | Mengatasi Hipertensi | Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan
=====================================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.

Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.

Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral

Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Klik Selanjutnya

Apa Itu Propolis ? | Propolis Untuk Masalah Jantung | Propolis Stop Cuci Darah gagal Ginjal | Propolis Gagalkan Amputasi Diabetes